Metroluwuraya.com, Luwu | Belopa, 5 Februari 2025 – Aliansi Masyarakat Desa Lampuara, Kecamatan Ponrang Selatan, kembali menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor DPRD Luwu pada Rabu (5/2/2025). Massa aksi menyampaikan kekecewaan mereka karena tidak satu pun anggota dewan hadir untuk menemui mereka.
Dalam aksi tersebut, masyarakat secara bergantian menyampaikan orasi, menuntut kejelasan terkait permasalahan di desa mereka. Spanduk bertuliskan “Mosi Tidak Percaya Pemerintah Desa Lampuara” turut dibentangkan sebagai bentuk protes.
Aksi berlangsung damai tanpa insiden anarkis seperti pembakaran ban. Namun, terdapat simbolisasi protes berupa tiga warga bercat putih dengan tangan terikat besi, melambangkan tiga warga yang saat ini dilaporkan ke kepolisian dengan tuduhan memprovokasi penyegelan Kantor Desa Lampuara.
Salah satu orator, Rizal, menyayangkan ketidakhadiran anggota DPRD yang seharusnya menjadi penyambung aspirasi masyarakat.
“Kami datang ke sini karena kalian (anggota DPRD) adalah wakil suara kami, penyambung lidah kami di pemerintahan. Tapi sayang, wakil kita tidak ada di tempat,” ujar Rizal di hadapan massa aksi.
Hingga aksi berakhir, tidak ada perwakilan dari DPRD Luwu yang menemui massa. Warga berharap tuntutan mereka mendapat perhatian dan penyelesaian yang adil dari pihak terkait.(Redaksi Metro)






