Seragam Olahraga SMAN 5 Bajo Dikeluhkan: Ukuran Tak Sesuai, Baju Ditambal agar Muat

Pendidikan, Sorot1578 Dilihat

Metroluwuraya.com | Sejumlah orang tua siswa SMA Negeri 5 Luwu di Kecamatan Bajo menyuarakan kekecewaannya atas pengadaan seragam olahraga yang dinilai tidak sesuai pesanan dan merugikan wali murid.

Salah satu orang tua siswa yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, awalnya pihak sekolah meminta murid menyerahkan ukuran tubuh masing-masing untuk dipesankan seragam olahraga seharga Rp130 ribu per set (baju dan celana). Namun, begitu seragam diterima, ukuran yang datang justru tidak sesuai dengan pesanan.

“Begitu bajunya datang, ternyata kekecilan. Saya kembalikan untuk ditukar, tapi malah dijahit ulang, ditambal di bagian samping baju dan celana supaya muat. Jadinya malah jelek, tidak layak dipakai,” ujarnya kesal.

Ia menilai tindakan mempermak pakaian agar sesuai ukuran menunjukkan ketidaktanggungjawaban pihak penyedia. Orang tua siswa pun berharap sekolah ikut bertanggung jawab, mengingat pengadaan dilakukan melalui koordinasi pihak sekolah.

“Kami sudah bayar lunas, tapi malah dapat baju hasil tambalan. Harusnya diganti baru sesuai ukuran, bukan diperbaiki seperti itu,” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala SMA Negeri 5 Luwu, Jufri, ST, M.Pd, membenarkan adanya keluhan dari orang tua siswa. Ia mengaku telah menindaklanjuti laporan itu dengan menghubungi pihak penyedia seragam.

“Saya sudah konfirmasi dengan toko yang menjual. Kalau orang tua merasa keberatan, bisa dikembalikan saja, nanti uangnya juga akan diganti,” jelasnya.

Jufri menegaskan, pengadaan pakaian olahraga itu bukan program sekolah, melainkan dilakukan oleh toko di sekitar sekolah dan hanya ditujukan bagi siswa kelas X.

Kasus ini kemudian menjadi perbincangan hangat di kalangan orang tua karena dianggap menunjukkan lemahnya pengawasan terhadap proses pengadaan kebutuhan siswa, meskipun dalam skala kecil. Mereka berharap ke depan, pihak sekolah dapat memastikan setiap pengadaan dilakukan dengan lebih transparan dan profesional.

 

 

(*)

Komentar