Metroluwuraya.com | Luwu – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, setelah seorang pemuda bernama Dirga (17) meninggal dunia akibat tersengat arus listrik dari tiang lampu taman di kawasan Masjid Agung Belopa, Selasa (28/10/2025) sekitar pukul 01.00 dini hari.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden tragis itu terjadi saat korban melintas di area taman masjid. Tanpa disadari, ia menyentuh salah satu tiang lampu yang diduga mengalami kebocoran arus listrik. Seketika tubuh Dirga tersentak hebat sebelum akhirnya terjatuh tak sadarkan diri.
Warga yang panik segera memberikan pertolongan dan membawa korban ke rumah sakit terdekat. Namun, nyawa remaja malang itu tak berhasil diselamatkan.
Peristiwa ini memicu gelombang keprihatinan dan kemarahan warga, sebab lampu taman di sekitar lokasi disebut sudah lama rusak namun belum diperbaiki oleh pihak terkait.
“Lampu itu sudah lama rusak dan mati, tapi tidak pernah ada perbaikan. Sekarang malah makan korban,” ujar salah seorang warga dengan nada geram.
Keluarga korban mendesak pemerintah daerah agar bertindak cepat dan memastikan kejadian serupa tak terulang kembali.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu, Supriadi, yang membawahi UPTD Penerangan Jalan Umum (PJU), menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas musibah ini. Ia mengatakan telah menurunkan tim untuk melakukan pemeriksaan langsung di lapangan.
“Kami sudah mengirim tim ke lokasi untuk memastikan kondisi instalasi listrik. Jika ditemukan kabel terbuka atau jaringan yang berpotensi membahayakan warga, akan segera kami perbaiki,” ujarnya.
Tragedi ini menjadi pengingat keras pentingnya pemeliharaan fasilitas publik agar tak kembali memakan korban jiwa.
(*)






