MAKASSAR| METROLUWURAYA.COM — Pemerintah Kabupaten Luwu menegaskan komitmennya mendukung penguatan Program Sekolah Rakyat sebagai bagian dari upaya pemerintah memutus mata rantai kemiskinan antargenerasi.
Komitmen tersebut disampaikan melalui kehadiran Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, dalam Rapat Koordinasi Persiapan Kunjungan Kerja Presiden RI Prabowo Subianto di Sulawesi Selatan, sekaligus penguatan Program Sekolah Rakyat dan perlindungan sosial.
Rapat berlangsung di Aula Asta Cita Rumah Jabatan Gubernur Sulawesi Selatan, Makassar, Selasa (15/9/2026), dan digelar oleh Kementerian Sosial RI dengan melibatkan pemerintah daerah, stakeholder serta pilar-pilar sosial Kemensos.
Gubernur Sulawesi Selatan H. Andi Sudirman Sulaiman menyampaikan bahwa Pemprov Sulsel berkomitmen mendukung Sekolah Rakyat sebagai salah satu strategi pengentasan kemiskinan. Sulsel saat ini menjadi salah satu daerah dengan pembangunan Sekolah Rakyat terbanyak di Indonesia, dengan sembilan titik pembangunan yang disebut hampir rampung.
Nilai investasi pembangunan tersebut secara keseluruhan mencapai sekitar Rp2 triliun. Dukungan pemerintah daerah tidak hanya menyangkut penyediaan lahan, tetapi juga keberlanjutan program dan pemanfaatan fasilitas yang telah dibangun.
Menteri Sosial RI Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat perlindungan serta pemberdayaan sosial.
Menurutnya, penanganan kemiskinan ditempuh melalui tiga pendekatan, yakni bantuan sosial dan subsidi untuk mengurangi beban masyarakat, pemberdayaan sosial guna meningkatkan pendapatan keluarga, serta Program Sekolah Rakyat untuk memutus kemiskinan antargenerasi.
Program tersebut dirancang secara terpadu dengan memberikan akses pendidikan sekaligus pemenuhan kebutuhan dasar bagi anak-anak dari keluarga miskin dan rentan. Di sisi lain, orang tua juga diarahkan memperoleh dukungan pemberdayaan ekonomi.
Kehadiran Wakil Bupati Luwu dalam forum tersebut menjadi bagian dari langkah Pemkab Luwu memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat dan Pemprov Sulsel dalam agenda perlindungan sosial dan pengentasan kemiskinan.
Rapat koordinasi turut dihadiri Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono, Ketua DPRD Sulsel Hj. Andi Ina Kartika Dewi, unsur Forkopimda Sulsel, para kepala daerah dan wakil kepala daerah se-Sulsel, jajaran OPD, instansi vertikal, peserta Sekolah Rakyat serta sejumlah undangan lainnya.
Melalui koordinasi tersebut, pemerintah daerah diharapkan semakin siap mendukung pelaksanaan program prioritas pemerintah pusat sekaligus menyukseskan kunjungan kerja Presiden RI di Sulawesi Selatan yang dijadwalkan pada Oktober 2026.
(*)






