Wabup Luwu Buka Pelatihan Tenun untuk Pelaku UMKM di Walenrang

Pemkab Luwu308 Dilihat

Metroluwuraya.com, LUWU | Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Tenun yang digelar oleh Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Luwu di Desa Batusitanduk, Kecamatan Walenrang, Senin (3/11/2025).

Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Peningkatan Mutu dan Kualitas Komoditas Unggulan Daerah serta Promosi Produk Unggulan yang dibiayai melalui Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2025. Pelatihan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga 7 November 2025, dan diikuti oleh 20 peserta dari Desa Ilan Batu Uru, Kecamatan Walenrang Barat.

Dalam sambutannya, Dhevy menegaskan bahwa kain tenun adalah warisan budaya bernilai tinggi yang mencerminkan identitas dan kearifan lokal masyarakat.

“Tenun bukan hanya selembar kain, tetapi karya seni yang merekam perjalanan budaya serta jati diri daerah kita,” ujar Dhevy.

Ia juga mendorong pelaku UMKM agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi di era digital, sehingga tidak hanya unggul dalam kualitas produk, tetapi juga dalam strategi pemasaran dan efisiensi produksi.

“UMKM harus tanggap terhadap perubahan zaman. Penguasaan teknologi menjadi kunci agar produk lokal bisa bersaing lebih luas,” tambahnya.

Wabup berharap pelatihan ini menjadi ajang pembelajaran sekaligus wadah kolaborasi antar pelaku UMKM untuk memperkuat sektor kerajinan tradisional.

“Gunakan kesempatan ini untuk memperluas wawasan, meningkatkan keterampilan, dan memperkuat semangat wirausaha. Mari bersama memajukan UMKM, agar ekonomi masyarakat-khususnya di Walenrang Barat-semakin bergerak maju,” tutupnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, UMKM, dan Perindustrian Kabupaten Luwu, Rahimullah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari program prioritas Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat daya saing produk unggulan daerah dan memberdayakan pelaku usaha kecil.

Pelatihan menghadirkan instruktur tenun dari Wajo, Muh. Taufik Hidayat, yang memberikan pendampingan teknis terkait peningkatan standar mutu, sistem produksi higienis, serta pemahaman tentang standar nasional maupun internasional.

Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Luwu berharap industri tenun lokal dapat berkembang menjadi sektor ekonomi kreatif yang tidak hanya melestarikan budaya, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi kesejahteraan masyarakat.

 

(Redaksi)

Komentar