PT BMS Turun Tangan Normalisasi Sungai di Bukit Harapan, Jembatan Utama Warga Kini Aman Dilintasi

PT BMS149 Dilihat

Metroluwuraya.com, Luwu | Pemerintah Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, bergerak cepat melakukan langkah mitigasi setelah jembatan utama di Dusun Bukit Indah terancam rusak parah. Pondasi jembatan tersebut sebelumnya terus tergerus arus sungai, terutama saat curah hujan tinggi, sehingga menimbulkan kekhawatiran warga yang melintas setiap hari.

Pantauan memperlihatkan alat berat milik PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) sudah beroperasi di lokasi. Sejumlah batu berukuran besar ditata untuk memperkuat bantaran sungai yang mengalami erosi. Beberapa titik diketahui sudah dalam kondisi labil, membuat struktur jembatan berada pada situasi rawan ambruk.

Kepala Desa Bukit Harapan, Rudiat, mengungkapkan bahwa pihaknya langsung melakukan pengecekan lapangan setelah menerima laporan warga. Menyadari kondisi jembatan kian kritis, pemerintah desa segera meminta bantuan PT BMS yang beraktivitas di wilayah tersebut.

“Setelah melihat langsung kondisinya, kami tidak bisa menunda lagi. Jembatan ini hampir roboh. Kami meminta bantuan PT BMS untuk menurunkan alat berat demi keselamatan warga,” kata Rudiat.

Menindaklanjuti permintaan itu, Site Manager PT BMS, Aldin, langsung turun memeriksa lokasi dan memastikan dukungan penuh. Langkah pertama yang ditempuh adalah memperkuat struktur jembatan dengan menumpuk batu besar di area tiang penyangga agar tekanan arus air tidak lagi menghantam pondasi secara langsung.

Selain itu, tim teknis PT BMS juga melakukan penataan ulang aliran sungai guna mengurangi risiko penggerusan. Arus diarahkan menjauhi area rawan sehingga perlindungan jangka panjang dapat tercipta bagi jembatan dan wilayah di sekitarnya.

“Selain memperkuat tiang jembatan, penataan aliran sungai juga dilakukan untuk mencegah arus kembali menggerus bagian bawah jembatan,” jelas Rudiat.

Ia menyampaikan apresiasi kepada PT BMS yang kembali menunjukkan kepedulian terhadap kebutuhan masyarakat.

“Saya selaku pemerintah Desa Bukit Harapan mengucapkan terima kasih yang kesekian kalinya kepada PT BMS. Penanganan cepat ini sangat membantu menghilangkan kekhawatiran warga dan memperlancar aktivitas harian masyarakat,” ujarnya.

Rudiat menegaskan, kolaborasi seperti ini menjadi bukti bahwa perusahaan dapat hadir memberikan manfaat langsung kepada lingkungan sekitar. Tanpa dukungan BMS, penanganan dengan medan berat dan kebutuhan peralatan khusus sulit dilakukan secara mandiri oleh desa.

Warga ikut merespons positif upaya tersebut. Jembatan di Dusun Bukit Indah merupakan akses vital menuju permukiman, areal pertanian, sekolah, hingga jalur utama menuju kota. Perbaikan dan normalisasi sungai yang tengah berlangsung membuat masyarakat kembali merasa aman saat melintas.

Dengan rampungnya tahap awal penanganan ini, pemerintah desa berharap jembatan dapat bertahan lebih lama dan potensi bencana dapat ditekan, terutama jelang musim hujan dengan intensitas tinggi.

 

(Tim | Redaksi)

Komentar