LUWU, Metroluwuraya.com | PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS), perusahaan pengolahan nikel di bawah naungan Kalla Group yang beroperasi di Desa Bukit Harapan, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, kembali membuka program Praktik Kerja Industri (Prakerin) dan magang. Pada semester ini, sebanyak 90 peserta dari berbagai sekolah dan perguruan tinggi di wilayah Luwu Raya diterima dalam program tersebut.
Human Resource and General Affair (HRGA) PT BMS, Fahrul Syarif, menjelaskan bahwa perusahaan menetapkan kuota maksimal 100 peserta setiap semester guna menjaga efektivitas bimbingan serta mutu pembelajaran.
“Kami memang membatasi jumlah peserta agar pengalaman belajar mereka lebih optimal. Mereka kami tempatkan di unit-unit kerja sesuai jurusan masing-masing, mulai dari konstruksi hingga administrasi,” ujar Fahrul.
Para peserta Prakerin berasal dari sejumlah institusi pendidikan, antara lain Universitas Andi Djemma, Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP), ATI Dewantara, IAIN Palopo, Universitas Mega Buana (UMB), SMK Negeri 2, serta beberapa sekolah dan kampus lainnya.
Fahrul menyampaikan bahwa program ini memberikan manfaat ganda, baik bagi perusahaan maupun peserta. Selain membantu pekerjaan administrasi internal perusahaan, peserta juga memperoleh pengalaman langsung di dunia kerja.
“Kami mengenalkan mereka pada dunia kerja sekaligus memberi mereka ruang untuk mengasah keterampilan praktis. Ini menjadi bekal penting bagi mereka saat lulus nanti,” tambahnya.
Menurut Fahrul, banyak alumni Prakerin yang setelah lulus pendidikan memilih untuk kembali dan melamar kerja di PT BMS. Mereka dinilai lebih cepat beradaptasi karena sudah memiliki pengalaman kerja sebelumnya di perusahaan tersebut.
Manajemen PT BMS menegaskan bahwa program Prakerin ini terbuka bagi seluruh institusi pendidikan, tanpa monopoli dari sekolah atau kampus tertentu. Setiap institusi diwajibkan mengajukan permohonan resmi minimal tiga bulan sebelum pelaksanaan, dengan jumlah peserta yang dibatasi.
“Kami ingin semua institusi pendidikan mendapat kesempatan yang sama. Karena itu, kami imbau untuk mengajukan permohonan lebih awal dan sesuai prosedur,” tegas Fahrul.
Melalui program Prakerin ini, PT BMS berharap dapat mempererat hubungan antara dunia industri dan pendidikan, serta mencetak sumber daya manusia yang siap kerja dan mampu bersaing di dunia profesional.
(Redaksi)






