Luwu, Metroluwuraya.com | Dalam rangka menyambut musim tanam periode April hingga September 2025, Pemerintah Desa Bunga Eja bekerja sama dengan Pemerintah Desa Wara, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, menggelar kegiatan Tudang Sipulung yang dirangkaikan dengan acara syukuran, Kamis (22/5/2025), di Kantor Desa Bunga Eja.
Tudang Sipulung merupakan tradisi musyawarah masyarakat tani yang bertujuan menyatukan pandangan, menyusun strategi pertanian, dan mempererat kerja sama antara petani dan pemangku kepentingan menjelang masa tanam. Kegiatan ini juga menjadi wadah syukuran atas hasil panen sebelumnya serta doa bersama untuk kesuksesan musim tanam yang akan datang.
Berbagai pihak turut diundang dalam kegiatan ini, di antaranya Dinas Pertanian Kabupaten Luwu, anggota DPRD, tenaga kesehatan dari Puskesmas, unsur TNI-Polri, penyuluh pertanian, kelompok tani, serta masyarakat Desa Bunga Eja dan Desa Wara.
Kepala Desa Bunga Eja, Nasir Sappeng, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara pemerintah desa dan masyarakat dalam rangka memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.
Hal senada disampaikan Kepala Desa Wara, Uddin. Ia menekankan pentingnya koordinasi antarpetani, khususnya dalam hal waktu tanam yang harus dilakukan secara serentak. “Kita harus menekankan agar kegiatan turun sawah dilakukan serempak. Jangan sampai terulang seperti musim tanam sebelumnya, di mana hampir 90 persen padi gagal panen. Oleh karena itu, ke depan kita harus sepakat turun sawah secara bersama-sama,” ujarnya.
Dalam kesempatan yang sama, Kepala Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kecamatan Kamanre, Ir. Samsul, mengumumkan hasil kesepakatan bersama terkait jadwal tanam. Musim tanam ditetapkan berlangsung mulai 15 Juni hingga 10 Juli 2025.
Untuk informasi lebih lanjut, masyarakat dapat menghubungi Kantor Desa Bunga Eja atau perangkat desa setempat. (Redaksi)






