Bara Pembakaran Diduga Picu Kebakaran Kebun Cengkeh di Sampano, Kerugian Capai Rp250 Juta

LUWU| METROLUWURAYA.COM — Kebun cengkeh milik warga di Dusun Batari, Desa Sampano, Kecamatan Larompong Selatan, Kabupaten Luwu, dilanda kebakaran pada Senin (14/9/2026) pagi.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.15 WITA dan menghanguskan area perkebunan milik H. Zainal Abidin. Api diduga bermula dari aktivitas pembakaran ranting dan sampah di sekitar kebun.

Berdasarkan keterangan pemilik kebun, api sebelumnya telah dipadamkan sebelum dirinya meninggalkan lokasi. Namun, diduga masih terdapat bara yang kemudian kembali menyala hingga memicu kebakaran.

Mengetahui kejadian tersebut, masyarakat bersama petugas Damkar Sektor Larompong, Pemerintah Desa Sampano dan Satlinmas segera melakukan upaya pemadaman. Dengan peralatan yang tersedia, mereka berupaya mengendalikan api agar tidak merambat ke area perkebunan lainnya.

Setelah sekitar 20 menit berjibaku, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 10.35 WITA. Petugas kemudian melakukan pendinginan untuk memastikan tidak ada titik api maupun bara yang kembali menyala.

Tidak ada korban jiwa maupun warga yang mengungsi akibat kejadian tersebut. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp250 juta.

Petugas juga melakukan peninjauan lokasi, asesmen, dokumentasi serta berkoordinasi dengan pemerintah setempat sebagai bagian dari penanganan dan pelaporan kejadian.

Kebakaran tersebut menjadi peringatan bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat membakar ranting atau sampah di kawasan perkebunan. Bara yang terlihat telah padam tetap berpotensi kembali menyala dan memicu kebakaran, terutama ketika kondisi lingkungan kering.

 

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *