BLT Dana Desa Cair di Pangi, Warga Terima Bantuan dan Aparat Desa Baru Dilantik

Metroluwuraya.com | Suasana Balai Desa Pangi, Kecamatan Bajo, Selasa (23/6/2026), tampak lebih ramai dari biasanya. Sejak pagi hari, warga berdatangan untuk mengikuti penyaluran Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) Semester I Tahun Anggaran 2026 yang diperuntukkan bagi keluarga penerima manfaat (KPM) di desa tersebut.

Program yang menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam menekan angka kemiskinan ekstrem di wilayah pedesaan itu mendapat pengawalan langsung dari unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), mulai dari Camat Bajo, Kapolsek, Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas. Kehadiran mereka bertujuan memastikan proses penyaluran berlangsung tertib, transparan, dan sesuai ketentuan yang berlaku.

Bacaan Lainnya

Penyaluran BLT-DD tahun ini mengacu pada Peraturan Menteri Desa Nomor 16 Tahun 2025 yang menekankan prinsip akuntabilitas dan ketepatan sasaran. Seluruh penerima bantuan merupakan hasil penetapan melalui musyawarah desa, dengan persyaratan administrasi berupa fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP).

Kepala Desa Pangi, Rismon, S.Pd., M.M.Pd., dalam sambutannya mengingatkan masyarakat agar memanfaatkan bantuan yang diterima untuk memenuhi kebutuhan pokok keluarga.

“Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat. Gunakan sebaik mungkin untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak dan bermanfaat bagi keluarga,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kebijakan BLT Dana Desa tahun 2026 memberikan kewenangan kepada pemerintah desa untuk menentukan besaran bantuan sesuai kemampuan keuangan desa, dengan nominal maksimal Rp300 ribu per bulan untuk setiap KPM.

Prioritas penerima diberikan kepada warga lanjut usia yang hidup sendiri, penyandang disabilitas, serta perempuan kepala keluarga yang menjadi penopang ekonomi rumah tangga.

Selain penyaluran BLT-DD, pemerintah desa juga menyerahkan sejumlah insentif kepada unsur pelayanan masyarakat yang selama ini berperan aktif di tingkat desa. Insentif tersebut meliputi Rp200 ribu bagi kader kesehatan, Rp300 ribu untuk tenaga pendidik PAUD, Rp. 350 ribu untuk guru ngaji, Rp500 ribu untuk imam desa, Rp500 ribu untuk imam masjid, serta Rp400 ribu untuk bilal.

Pada kesempatan yang sama, Pemerintah Desa Pangi turut melaksanakan pelantikan Kepala Dusun Langkiddi yang baru. Dalam arahannya, Rismon menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan selalu bersinergi dalam program pemerintah kedepannya khususnya lingkup wilayah kabupaten luwu.

Ia juga mengingatkan perangkat desa agar aktif mendorong kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB), yang dinilai menjadi salah satu sumber pendukung pembangunan daerah.

“Partisipasi masyarakat dalam membayar PBB sangat penting untuk mendukung pembangunan yang manfaatnya kembali dirasakan oleh masyarakat sendiri,” kata Rismon.

Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 09.00 Wita itu berjalan lancar dan diakhiri dengan sesi penyerahan bantuan serta dokumentasi bersama para penerima manfaat dan unsur pemerintah yang hadir.

 

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *