Mahasiswa KKN UIN Palopo Angkatan 47 Paparkan Program Kerja, Disambut Hangat Pemerintah Desa

Metro Desa1925 Dilihat

Metroluwuraya.com, Luwu – Sebanyak 11 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Islam Negeri (UIN) Palopo Angkatan 47 resmi memaparkan program kerja mereka di Desa Buntu Karya, Kecamatan Ponrang Selatan, Kabupaten Luwu, Senin (14/7/2025).

Pemaparan yang berlangsung di depan Kantor Desa Buntu Karya ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Farham Taufik, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Koordinator Desa KKN, Suardi Sampeali, dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dari pemerintah desa dan masyarakat.

“Kami mahasiswa KKN dari UIN Palopo mengucapkan terima kasih atas sambutan hangat dan penerimaan yang diberikan kepada kami. Kami merasa terhormat dan bersyukur dapat menjadi bagian dari masyarakat Desa Buntu Karya,” ujar Suardi.

Ia menjelaskan bahwa tema besar KKN Angkatan 47 adalah “Pendidikan Karakter dan Literasi Generasi Emas”, yang menekankan pentingnya pembentukan karakter anak serta pendidikan berbasis nilai dan literasi sejak usia dini.

Lima Program Unggulan Mahasiswa KKN UIN Palopo:

1. Mengajar di Sekolah Dasar: Mahasiswa akan mengajar siswa SD menggunakan pendekatan tematik dan media kreatif, seperti buku cerita lokal, kartu literasi, dan alat peraga sederhana. Fokusnya adalah menanamkan nilai-nilai karakter seperti jujur, disiplin, dan tanggung jawab.

2. Kelas Mengaji di Setiap Dusun: Kegiatan mengaji akan digelar empat kali sepekan di setiap dusun, dengan pendekatan halaqah atau kelompok kecil. Materi yang diajarkan mencakup tajwid dasar, surat-surat pendek, serta adab dan akhlak Islami.

3. Pendidikan Karakter Berbasis Audio Visual: Mahasiswa akan memutar film animasi bertema moral dan karakter, diikuti dengan diskusi dan kegiatan refleksi seperti menggambar atau bercerita.

4. Workshop Pajak untuk Masyarakat: Kegiatan penyuluhan pajak ditujukan bagi warga dan pelaku UMKM, guna meningkatkan pemahaman mereka terhadap kewajiban dan manfaat pajak sebagai bagian dari pembangunan desa.

5. Bakti Sosial: Mahasiswa dan masyarakat akan bergotong royong membersihkan lingkungan, serta melakukan kegiatan sosial lainnya seperti bantuan kepada lansia dan warga kurang mampu.

Metode pembelajaran yang digunakan dalam program ini berbasis modul tematik, buku cerita anak lokal, serta media kreatif, sesuai arahan dari pihak kampus.

Sementara itu, Kepala Desa Buntu Karya, Farham Taufik, mengapresiasi kehadiran para mahasiswa KKN dan berharap kegiatan ini memberi manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami sangat menyambut baik kehadiran adik-adik mahasiswa KKN dari UIN Palopo. Semoga apa yang direncanakan bisa berjalan lancar dan bermanfaat, khususnya dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan moral generasi muda desa ini,” kata Farham.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa KKN dapat menjadi jembatan silaturahmi antara dunia akademik dan masyarakat pedesaan.

Pemaparan program ini sekaligus menandai dimulainya masa pengabdian KKN selama 45 hari ke depan. Mahasiswa diharapkan bisa berbaur dengan masyarakat, belajar dari kondisi lapangan, dan memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan desa.

(Redaksi)

Komentar