9 Dapur MBG Lumpuh, Komunikasi Korwil Luwu Jadi Biang Masalah

Metroluwuraya.com, Luwu | Polemik terkait penghentian sementara operasional sejumlah dapur dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, masih terus berlanjut. Kali ini, perhatian tertuju pada lemahnya komunikasi serta koordinasi antara Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dan para mitra pelaksana di lapangan.

Salah satu pengelola dapur SPPG di Luwu mengungkapkan bahwa kendala utama yang dirasakan selama ini adalah sulitnya berkomunikasi dengan pihak Korwil. Akibatnya, informasi yang diterima di lapangan kerap tidak jelas dan tidak menyeluruh.

“Masalah utamanya memang komunikasi. Kami sering tidak mendapatkan penjelasan yang pasti dari Korwil,” ujarnya saat dikonfirmasi, Selasa (14/4/2026).

Ia menjelaskan, sejak program berjalan, Korwil dinilai belum pernah menginisiasi pertemuan resmi yang melibatkan seluruh mitra untuk menyampaikan informasi secara komprehensif, termasuk kebijakan terbaru dari Badan Gizi Nasional (BGN).

Padahal, menurutnya, forum koordinasi sangat dibutuhkan agar seluruh mitra memiliki pemahaman yang sama terkait petunjuk teknis (juknis) dan standar operasional program.

“Tidak pernah ada pertemuan resmi untuk menjelaskan kebijakan dari BGN secara rinci. Akhirnya kami bekerja dengan pemahaman masing-masing yang terbatas,” katanya.

Pengelola tersebut juga menyebut bahwa selama dapur MBG beroperasi, belum pernah ada forum evaluasi bersama yang digelar oleh Korwil untuk membahas berbagai kendala di lapangan.

“Selama ini tidak pernah ada pertemuan evaluasi. Padahal banyak persoalan yang seharusnya bisa dibicarakan bersama,” tambahnya.

Situasi ini, lanjut dia, berdampak langsung pada pelaksanaan program, mulai dari perbedaan interpretasi standar hingga munculnya berbagai kendala teknis yang akhirnya berujung pada penghentian operasional beberapa dapur.

Para mitra pun berharap adanya perbaikan dalam sistem komunikasi dan koordinasi ke depan, agar program MBG dapat berjalan optimal sesuai tujuan utamanya, yakni meningkatkan pemenuhan gizi masyarakat tanpa merugikan pihak pelaksana.

Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, Korwil SPPG Luwu, Taliyya Mabrukatulhaya, belum memberikan pernyataan resmi terkait berbagai kritik tersebut. Upaya konfirmasi masih terus dilakukan.

Adapun sembilan dapur MBG di Kabupaten Luwu yang sementara disuspensi meliputi:

SPPG Luwu Belopa Utara

SPPG Luwu Bua Ponrang Noling

SPPG Luwu Bua Tiromanda

SPPG Luwu Larompong Komba

SPPG Luwu Suli Murante

SPPG Luwu Walenrang Utara Bolong

SPPG Luwu Ponrang Selatan Pattedong Selatan

SPPG Luwu Belopa Senga Selatan

SPPG Luwu Belopa Senga

 

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *