Metroluwuraya.com, Luwu | Wakil Bupati Luwu, Muh. Dhevy Bijak Pawindu, memberikan apresiasi atas inisiatif PT Masmindo Dwi Area (MDA) membentuk Forum Desa (FORDES) MATAPPA sebagai wadah komunikasi antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat di kawasan lingkar tambang. Apresiasi tersebut disampaikan saat peluncuran FORDES MATAPPA yang digelar bertepatan dengan peringatan Hari Jadi Kabupaten Luwu ke-67, Sabtu malam (11/7/2026).
Menurut Dhevy, keberadaan FORDES MATAPPA menjadi langkah positif dalam membuka ruang dialog yang lebih luas bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi, kebutuhan, maupun berbagai persoalan yang dihadapi warga di 21 desa dan kelurahan wilayah lingkar tambang.
Ia menilai forum tersebut dapat menjadi jembatan komunikasi yang efektif sehingga berbagai harapan masyarakat dapat ditindaklanjuti melalui sinergi antara pemerintah dan perusahaan.
“Kami mengapresiasi PT Masmindo yang menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat di wilayah lingkar tambang. Kehadiran FORDES MATAPPA diharapkan mampu menjadi media penyalur aspirasi sehingga setiap keluhan maupun kebutuhan masyarakat dapat dibahas dan diselesaikan bersama,” ujar Dhevy.
Ia berharap FORDES MATAPPA tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, melainkan mampu menjalankan fungsi nyata dalam mendampingi masyarakat. Para pengurus yang telah dikukuhkan juga diharapkan aktif menjadi penghubung antara warga dengan pemerintah maupun perusahaan.
Selain itu, Dhevy menekankan pentingnya implementasi tiga pilar utama forum, yakni Jaga Desa, Jaga Masa Depan Desa, dan Jaga Keselamatan Desa. Menurutnya, ketiga program tersebut dapat memperkuat stabilitas sosial sekaligus mendukung pemerintah dalam menjaga keamanan dan kondusivitas wilayah.
Sementara itu, Ketua Kelompok Kerja (Pokja) Percepatan Investasi Kabupaten Luwu, Sofyan Thamrin, menjelaskan bahwa FORDES MATAPPA dibangun atas semangat kolaborasi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat.
Menurutnya, pemerintah bertugas menciptakan kepastian regulasi, perusahaan menjalankan investasi sesuai ketentuan yang berlaku, sedangkan masyarakat berperan sebagai mitra strategis dalam mengawal proses pembangunan.
Ia berharap forum tersebut mampu menjadi penghubung yang efektif sehingga investasi yang berkembang di Kabupaten Luwu benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat dan mendorong pembangunan daerah.
Di sisi lain, Direktur PT Masmindo Dwi Area, Erlangga Gaffar, menegaskan bahwa keberhasilan kegiatan pertambangan tidak hanya diukur dari capaian operasional, tetapi juga dari kemampuan perusahaan menjaga keseimbangan antara aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan yang baik.
Karena itu, pembentukan FORDES MATAPPA merupakan bagian dari komitmen PT Masmindo dalam membangun komunikasi yang terbuka, transparan, dan responsif terhadap berbagai masukan dari masyarakat.
“Bagi kami, aktivitas pertambangan harus dijalankan secara bertanggung jawab. Selain memperhatikan aspek operasional, kami juga memastikan pengelolaan lingkungan, sosial, dan tata kelola perusahaan berjalan dengan baik. FORDES MATAPPA menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi sekaligus mendengarkan aspirasi masyarakat,” kata Erlangga.
Melalui forum tersebut, PT Masmindo berharap hubungan antara perusahaan, pemerintah, dan masyarakat dapat terus terjalin secara berkelanjutan sehingga investasi di Kabupaten Luwu mampu berjalan selaras dengan kepentingan masyarakat dan mendorong kemajuan desa-desa di wilayah lingkar tambang.
FORDES MATAPPA sendiri merupakan forum kolaborasi yang melibatkan sekitar 300 perwakilan masyarakat dari 21 desa dan kelurahan di Kecamatan Latimojong sebagai kawasan lingkar tambang PT Masmindo Dwi Area.
(*)






