PT BMS Tegaskan Transparansi, Buka Pintu Lebar untuk Investigasi Kecelakaan Kerja

Metroluwuraya.com, Luwu  |  PT Bumi Mineral Sulawesi (BMS) menegaskan bahwa pihaknya tidak akan menghalangi investigasi terkait kecelakaan kerja yang terjadi di perusahaan smelter yang berlokasi di Kecamatan Bua.

Pernyataan ini disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh DPRD Luwu bersama sejumlah mahasiswa di Ruang Musyawarah DPRD Luwu, Jumat (21/3/2025). Dalam rapat tersebut, anggota DPRD Luwu mengusulkan dilakukannya audit eksternal untuk menelusuri lebih lanjut penyebab kecelakaan kerja di PT BMS.

Bacaan Lainnya

Anggota DPRD Luwu dari Fraksi NasDem, Basaruddin, menyatakan bahwa audit eksternal penting untuk memastikan penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di perusahaan.

“Kita bisa lakukan audit. Pertama, audit internal yang melibatkan manajemen perusahaan. Kedua, audit eksternal yang melibatkan masyarakat, LSM, mahasiswa, dan DPRD untuk membandingkan hasil audit internal perusahaan,” ujar Basaruddin.

Menanggapi hal tersebut, Manajer Site PT BMS, Ma’rifat Pawellangi, menegaskan bahwa perusahaan terbuka terhadap audit dan tidak menutup-nutupi hasil investigasi.

“Sudah dua minggu terakhir ini tim Disnakertrans melakukan investigasi, dan kami tidak menutup-nutupi apa pun. Silakan lakukan audit,” katanya.

Ia juga menyampaikan bahwa hasil audit internal menunjukkan kecelakaan terjadi akibat kesalahan fungsi alat dan memastikan bahwa perusahaan bersikap transparan kepada publik.

“Administrasi hak korban telah kami selesaikan, dan perusahaan membuka ruang bagi keluarga korban jika mereka menginginkan transparansi lebih lanjut terkait kecelakaan ini,” tambahnya.

PT BMS berkomitmen untuk terus meningkatkan keselamatan dan kesehatan kerja bagi seluruh karyawan serta memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.(Tim – Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *