MDA Tegaskan Tidak Gunakan BBM Subsidi di Proyek Tambang Awak Mas

PT Masmindo345 Dilihat

Metroluwuraya.com, Luwu – Menanggapi isu penggunaan BBM subsidi di lokasi proyek tambang emas Awak Mas, PT Masmindo Dwi Area (MDA) menyampaikan klarifikasi tegas bahwa perusahaan tidak pernah menggunakan BBM subsidi dalam operasionalnya.

MDA memastikan seluruh kebutuhan bahan bakar, termasuk untuk alat berat dan kendaraan operasional, dipasok secara resmi oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi dalam bentuk BBM solar industri, sesuai regulasi yang berlaku.

Sebagai pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP), MDA berkomitmen terhadap prinsip good mining practice dan kepatuhan penuh terhadap regulasi energi nasional, termasuk UU No. 22 Tahun 2001 dan Perpres No. 191 Tahun 2014, yang secara tegas melarang penggunaan BBM subsidi oleh pelaku usaha tambang.

Terkait informasi mengenai keterlibatan PT Sri Global Mandiri (SGM), MDA menjelaskan bahwa SGM bukan mitra langsung perusahaan, melainkan subkontraktor transporter BBM yang ditunjuk oleh PT Sinarjaya Global Mandiri (SJGM), salah satu mitra PT Petrosea-kontraktor resmi MDA.

“Kami tidak menoleransi pelanggaran hukum terkait pasokan energi. Jika ada temuan BBM yang berasal dari jalur tidak resmi, hal itu menjadi perhatian serius dan akan ditindak sesuai hukum,” tegas Mustafa Ibrahim, Kepala Teknik Tambang MDA.

MDA juga sedang melakukan penelusuran internal dan akan memberikan peringatan tegas kepada seluruh mitra untuk memastikan kepatuhan terhadap jalur distribusi BBM legal dan tidak menggunakan BBM subsidi dalam bentuk apa pun.

Perusahaan mengajak semua pihak, termasuk masyarakat dan media, untuk menyikapi isu ini secara bijak berdasarkan data yang tervalidasi, demi mendukung operasional tambang yang legal, aman, dan berkelanjutan untuk kemajuan masyarakat Luwu.

(*)

Komentar