Palopo, Metroluwuraya.com | Menjelang Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Kota Palopo pada 24 Mei 2025, Solidaritas Islam Luwu Raya (Silu Raya) menggelar kegiatan bertema “Kita Semua Bersaudara, Jangan Cederai PSU Palopo 2025 dengan Provokasi dan Anarkisme”, Senin (19/5/2025).
Kegiatan tersebut dihadiri oleh mahasiswa dan pengurus Silu Raya sebagai bentuk imbauan moral serta upaya menjaga situasi kondusif jelang PSU. Dalam acara itu, Ustad AlFat Al Alim hadir sebagai pembicara dan mengingatkan pentingnya menjaga ukhuwah di tengah perbedaan pilihan politik.
“Salah satu yang bisa memutus tali persaudaraan adalah perebutan kekuasaan. Jangan saling mencari kesalahan, tapi adu gagasan,” ujar Ustad AlFat.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjauhi praktik politik uang dan tetap menjaga ketertiban kota. “Kalau kita punya jagoan, jago’kan saja, tapi jangan hina calon orang. Siapapun yang menang, kita terima dengan ikhlas. Kalau belum berhasil, tanding lagi lima tahun ke depan. Itu baru namanya perjuangan,” tambahnya.
Juru Bicara Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Silu Raya, Muh Bahrun, turut menyampaikan imbauan agar seluruh masyarakat Palopo menyambut PSU dengan damai dan tertib.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban dan keamanan selama pelaksanaan PSU. Mari memilih pemimpin yang cerdas dan benar-benar sesuai dengan kata hati nurani,” kata Bahrun.
Ia juga menyampaikan harapan agar aparat TNI dan Polri membantu menjaga kelancaran serta keamanan hingga seluruh proses PSU selesai.
“Siapa pun yang terpilih nantinya, mari kita dukung bersama sebagai wali kota kita semua,” tutupnya.
Silu Raya menegaskan bahwa kegiatan ini bersifat murni sebagai bentuk imbauan dan kontrol sosial, bukan bagian dari dukungan politik praktis. (*)






