Isla’, Gadis Belopa yang Rela Tunda Kuliah demi Bantu Keluarga: “Untuk Beli Beras Saja Susah”

Metroluwuraya.com, Luwu – Tekanan ekonomi memaksa seorang gadis asal Desa Senga Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, bernama Isla’ (19) menunda cita-citanya untuk melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.

Lulusan SMA ini sebenarnya menyimpan harapan besar untuk kuliah, namun kenyataan hidup memaksanya memilih jalan berbeda. Ketiadaan sang ayah sejak empat tahun lalu membuat Isla’ dan keluarganya harus bertahan hidup dalam keterbatasan. Ibunya kini menjadi satu-satunya tumpuan, merawat dan mengurus keempat anaknya, termasuk Isla’ yang merupakan anak bungsu.

Bacaan Lainnya

“Apa gunanya mimpi tinggi kalau untuk beli beras saja susah,” ujar Isla’ lirih, saat ditemui di tempat kerjanya.

Melihat kondisi sang ibu yang semakin renta dan harus menahan lapar demi anak-anaknya, Isla’ mengaku tak tega untuk tetap mengejar keinginan pribadi. Ia pun memutuskan mencari pekerjaan agar bisa membantu kebutuhan rumah tangga.

Kesempatan itu datang ketika seorang temannya menawarkan pekerjaan di sebuah warung kopi sederhana, Warkop Topoka, yang terletak di jalur dua Jalan Pahlawan, Belopa. Meski sempat ragu, Isla’ diterima dengan tangan terbuka oleh pemilik warkop yang tersentuh oleh semangat dan tekadnya.

Kini, setiap hari Isla’ melayani pelanggan di warkop tersebut. Di balik senyuman yang ia berikan, tersimpan kerinduan mendalam akan mimpi-mimpinya yang tertunda.

“Kalau saya kuliah, siapa yang bantu ibu? Ibu saya tidak bisa bekerja. Kalau saya terus berharap, siapa yang bantu beli beras hari ini?” ucapnya.

Meski berat, Isla’ mengaku ikhlas dan tetap menyimpan harapan suatu hari nanti bisa melanjutkan pendidikan.

“Tidak apa-apa saya bekerja dulu. Asal ibu dan adik-adik bisa makan. Mungkin nanti, kalau ada rezeki… saya bisa kuliah,” tuturnya dengan senyum.

Kisah Isla’ menjadi potret nyata perjuangan generasi muda yang harus menunda mimpi demi keluarga. Di tengah keterbatasan, ia tetap tegar dan berharap ada jalan terbuka bagi masa depannya.

(*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *