Rifky Kribo: Bang Amek, Teladan Integritas dan Keterbukaan di Tanah Luwu

LUWU| METROLUWURAYA.COM — Momentum peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan apresiasi kepada sosok polisi yang dinilai mampu menghadirkan wajah pelayanan yang humanis di tengah masyarakat.

Salah satunya datang dari Rifky Kribo, yang secara terbuka menyampaikan penghargaan dan rasa hormatnya kepada Bang Amek, anggota Satlantas Polres Luwu yang selama ini dikenal dekat dengan berbagai kalangan.

Menurut Rifky, sosok Bang Amek bukan hanya dikenal melalui tugasnya sebagai anggota kepolisian, tetapi juga melalui sikap pribadi yang dinilai konsisten menjaga integritas, keterbukaan, serta hubungan baik dengan masyarakat.

“Saya mengenal karakter beliau dengan baik. Abang Amek tidak pernah sekalipun melakukan tindakan yang merugikan orang lain,” ujar Rifky dalam keterangannya, Selasa (22/9/2026).

Ia menilai, sepanjang pengabdiannya, Bang Amek senantiasa berusaha menjaga sikap yang lurus, tidak memihak, serta mengedepankan ketulusan dalam menjalankan tugas.

Bagi Rifky, salah satu hal yang membuat Bang Amek mendapat tempat di hati masyarakat adalah keterbukaannya dalam berkomunikasi.

“Beliau terus menjaga komunikasi dengan siapa saja, tanpa memandang pangkat, kedudukan maupun latar belakang. Siapa pun yang datang disapa dengan keramahan yang sama, didengarkan dengan kesabaran yang sama, dan dilayani dengan ketulusan yang sama,” katanya.

Menurutnya, kedekatan tersebut tidak hanya dirasakan oleh orang dewasa. Sejumlah pemuda, mahasiswa, pelajar hingga masyarakat umum disebut pernah merasakan perhatian dan bantuan Bang Amek secara langsung.

“Bagi kami, Abang Amek bukan sekadar petugas yang disapa di jalan. Beliau telah menjadi kakak yang membimbing, sekaligus orang tua yang mengayomi di tengah perjalanan kami menuju masa depan,” ungkap Rifky.

Ia menyadari bahwa apresiasi tersebut mungkin hanya mewakili sebagian kecil suara masyarakat. Namun, menurutnya, rasa hormat dan terima kasih dari warga yang pernah berinteraksi maupun mendapatkan bantuan jauh lebih besar daripada yang dapat dituangkan dalam sebuah rilis.

Rifky juga melihat sosok Bang Amek sebagai bagian dari gambaran pelayanan kepolisian yang diharapkan masyarakat: tegas dalam menjalankan aturan, namun tetap mengedepankan keramahan dan pendekatan humanis.

“Kehadiran Abang Amek adalah bukti nyata bahwa di Polres Luwu masih banyak anggota yang sungguh-sungguh serius mengemban amanah sebagai penegak hukum,” tuturnya.

Ia berharap semangat pelayanan dan keteladanan yang ditunjukkan Bang Amek dapat terus menjadi inspirasi bagi jajaran kepolisian, khususnya dalam membangun hubungan yang semakin dekat dengan masyarakat.

“Semoga Kabupaten Luwu senantiasa diperlihatkan wajah kepolisian yang jujur, terbuka dan berdiri bersama rakyat, bukan hanya saat ada peristiwa, melainkan dalam setiap hari kehidupan bermasyarakat,” harapnya.

Menutup pernyataannya, Rifky menyampaikan ucapan terima kasih kepada Bang Amek atas pengabdian dan pendekatan yang selama ini ditunjukkan kepada masyarakat.

“Terima kasih, Abang Amek. Telah membuktikan bahwa seragam tidak memisahkan, tetapi justru menyatukan. Telah mengajarkan bahwa kekuatan sejati bukan berasal dari kekuasaan, melainkan dari ketulusan hati yang melayani,” pungkasnya.

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *