LUWU | Metroluwuraya.com — Suasana religius mewarnai lingkungan RSUD Batara Guru Belopa, Kamis (20/8/2026) pagi. Bertempat di Masjid Asysyifa, jajaran rumah sakit bersama jamaah kembali melaksanakan kegiatan keagamaan rutin yang dirangkaikan dengan pengarahan pimpinan, sholat Dhuha berjamaah, dan ceramah keagamaan.
Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk pembinaan spiritual yang secara rutin dilakukan di lingkungan RSUD Batara Guru. Selain memperkuat nilai-nilai keimanan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di antara jajaran rumah sakit serta jamaah Masjid Asysyifa.
Sebelum pelaksanaan sholat Dhuha, pimpinan RSUD Batara Guru, dr. Daud Mustakim, M.Kes., terlebih dahulu memberikan pengarahan kepada para jamaah. Dalam kesempatan tersebut, ia mengajak seluruh jajaran untuk senantiasa menjaga semangat kebersamaan serta menjadikan nilai-nilai keagamaan sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Usai pengarahan, jamaah kemudian melaksanakan sholat Dhuha secara berjamaah. Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan ceramah keagamaan yang disampaikan oleh Ustadz dr. Jamal.
Ceramah tersebut menjadi pengingat bagi jamaah untuk terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan, sekaligus membangun kebiasaan positif melalui kegiatan yang bernilai ibadah. Pesan-pesan keagamaan juga diharapkan dapat memberikan ketenangan dan motivasi bagi seluruh keluarga besar RSUD Batara Guru dalam menjalankan aktivitas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut, doa juga dipanjatkan untuk seluruh keluarga besar RSUD Batara Guru agar senantiasa memperoleh kesehatan, keberkahan, kekuatan iman, serta keteguhan dalam menjalankan ibadah.
Tak hanya itu, jamaah turut mendoakan para pasien yang tengah menjalani perawatan di RSUD Batara Guru agar segera diberikan kesembuhan dan diangkat segala penyakitnya oleh Allah SWT.
“Semoga seluruh jamaah Masjid Asysyifa senantiasa diberikan keistiqamahan dalam beribadah. Semoga seluruh pasien yang sedang berbaring sakit di RS Batara Guru diberikan kesembuhan dan diangkat segala penyakitnya oleh Allah SWT. Aamiin,” menjadi doa dan harapan yang mengemuka dalam kegiatan tersebut.
Rutinitas sholat Dhuha bersama ini diharapkan dapat terus dipertahankan sebagai bagian dari pembentukan lingkungan kerja yang seimbang, yakni profesional dalam memberikan pelayanan kesehatan sekaligus menjunjung tinggi nilai-nilai spiritual, kepedulian, dan kebersamaan.
Dengan demikian, Masjid Asysyifa tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan membangun karakter religius di tengah keluarga besar RSUD Batara Guru.
(Redaksi)

