Metroluwuraya.com | Komitmen meningkatkan keselamatan berlalu lintas terus diperkuat melalui kolaborasi antara PT Masmindo Dwi Area (MDA) dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Luwu. Keduanya memasang banner berisi imbauan keselamatan berkendara di sejumlah titik strategis yang berada di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Pemasangan banner dilakukan di Desa Sampeang, Desa Saronda, dan Desa Kadong-kadong. Ketiga wilayah tersebut merupakan jalur dengan aktivitas kendaraan yang cukup padat, baik kendaraan milik masyarakat maupun armada operasional perusahaan.
Melalui langkah ini, MDA bersama Dishub Luwu mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih mengutamakan keselamatan saat berkendara. Salah satu pesan utama yang disampaikan ialah mengurangi kecepatan ketika melintasi kawasan permukiman dan jalan desa demi menjaga keselamatan warga.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu, Zulkarnain Mansyur, menyampaikan apresiasinya atas kepedulian MDA dalam mendukung terciptanya budaya tertib berlalu lintas di sekitar area operasional perusahaan. Menurutnya, pemasangan banner menjadi salah satu upaya preventif untuk meningkatkan kesadaran pengguna jalan sekaligus menekan potensi kecelakaan.
“Pemasangan imbauan ini bertujuan agar setiap pengendara yang melintas selalu mematuhi aturan keselamatan. Selain mengurangi risiko kecelakaan, kami juga berharap langkah ini dapat menekan kebisingan akibat penggunaan knalpot brong, khususnya pada kendaraan roda dua,” ujar Zulkarnain.
Ia juga mengapresiasi komitmen MDA yang secara bertahap merealisasikan pemasangan rambu serta imbauan keselamatan di sepanjang jalur logistik maupun jalur alternatif.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Masmindo atas tindak lanjut pemasangan rambu dan banner keselamatan di sepanjang jalur logistik serta jalur alternatif. Ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap keselamatan masyarakat,” tambahnya.
Sementara itu, External Relations Manager PT Masmindo Dwi Area, Rahmad, menjelaskan bahwa program tersebut merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang disampaikan melalui forum FORDES Matappa.
“Melalui FORDES Matappa, masyarakat menyampaikan perlunya penguatan aspek keselamatan di jalur yang digunakan bersama. Aspirasi itu kemudian kami tindak lanjuti dengan berkolaborasi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Luwu agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Rahmad.
Menurutnya, kolaborasi tersebut menjadi bukti bahwa aspirasi warga tidak berhenti sebatas usulan, melainkan diwujudkan dalam aksi nyata melalui sinergi antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat.
Inisiatif ini pun mendapat sambutan positif dari warga di tiga desa tersebut. Mereka menilai keberadaan banner keselamatan di tepi jalan menjadi pengingat yang efektif bagi para pengendara untuk lebih berhati-hati, terutama saat melintasi kawasan yang menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Zulkarnain berharap seluruh pengguna jalan mematuhi setiap imbauan yang telah dipasang sehingga keselamatan berkendara dapat terus terjaga.
“Ini adalah bentuk kepedulian bersama antara Pemerintah Kabupaten Luwu melalui Dinas Perhubungan dan PT Masmindo Dwi Area dalam menciptakan lalu lintas yang aman. Pada akhirnya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab kita bersama,” tutupnya.
Kolaborasi ini menjadi contoh bahwa sinergi antara pemerintah, perusahaan, dan masyarakat mampu menghadirkan solusi nyata. Melalui FORDES Matappa, berbagai aspirasi warga dapat diterjemahkan menjadi program yang memberikan manfaat langsung, sekaligus memperkuat budaya keselamatan berkendara di wilayah operasional MDA.
(*)






