Metroluwuraya.com, Luwu | Kepedulian terhadap keselamatan pengguna jalan diwujudkan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) melalui pemasangan kaca cembung di salah satu tikungan yang dinilai rawan kecelakaan di Desa Kamanre, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Kamis (16/7/2026).
Program ini merupakan bagian dari pengabdian kepada masyarakat yang berangkat dari hasil observasi lapangan serta dialog dengan pemerintah desa dan warga setempat. Dari hasil identifikasi tersebut, mahasiswa menemukan adanya tikungan dengan jarak pandang terbatas yang berpotensi menimbulkan kecelakaan, khususnya saat arus kendaraan sedang padat.
Pemasangan kaca cembung dilakukan secara gotong royong oleh mahasiswa KKN bersama aparat desa dan masyarakat. Fasilitas tersebut diharapkan dapat memperluas sudut pandang pengendara sehingga mereka dapat melihat kendaraan dari arah berlawanan sebelum memasuki tikungan.
Salah seorang mahasiswa KKN Unhas Desa Kamanre, Deiv Patanduk, mengatakan bahwa program tersebut lahir dari kebutuhan nyata masyarakat yang ditemukan selama pelaksanaan KKN.
“Keselamatan masyarakat menjadi salah satu perhatian kami selama menjalankan KKN. Setelah melakukan pengamatan dan menerima masukan dari warga, kami menilai tikungan ini memerlukan sarana pendukung untuk meningkatkan keamanan pengguna jalan. Kami berharap pemasangan kaca cembung ini dapat membantu masyarakat berkendara dengan lebih aman dan nyaman,” ujarnya.
Tak hanya menghadirkan fasilitas penunjang keselamatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya meningkatkan kewaspadaan dan mematuhi aturan lalu lintas. Mahasiswa turut mengajak warga untuk menjaga serta merawat kaca cembung agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
Pemerintah Desa Kamanre memberikan apresiasi atas inisiatif tersebut. Menurut pihak desa, keberadaan kaca cembung mampu membantu mengatasi keterbatasan jarak pandang di tikungan yang selama ini menjadi perhatian warga karena dinilai cukup berisiko.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa tidak hanya menjalankan kewajiban akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi langsung bagi masyarakat melalui solusi sederhana yang berdampak besar. Sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat diharapkan terus terjalin untuk menghadirkan berbagai inovasi yang menjawab kebutuhan di tingkat lokal.
Dengan terpasangnya kaca cembung di titik tersebut, masyarakat kini memiliki fasilitas tambahan yang dapat meningkatkan kewaspadaan saat berkendara. Diharapkan, langkah sederhana ini mampu mengurangi potensi kecelakaan sekaligus menciptakan lingkungan lalu lintas yang lebih aman bagi seluruh pengguna jalan.
(Redaksi)






