Metroluwuraya.com, Luwu | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Gelombang 116 Universitas Hasanuddin melaksanakan seminar program kerja di Desa Kamanre, Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu. Melalui program bertajuk “Cahaya Harapan dan Cermin Keselamatan di Kamanre: Mahasiswa KKN Unhas Wujudkan Jalan Desa yang Lebih Aman”, para mahasiswa menghadirkan solusi nyata untuk meningkatkan keselamatan masyarakat melalui pemasangan lampu tenaga surya dan convex mirror.
Kegiatan tersebut mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Desa Kamanre dan tokoh masyarakat setempat. Seminar sekaligus pelaksanaan program dihadiri oleh unsur Pemerintah Kecamatan Kamanre, Pemerintah Desa Kamanre, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta warga yang antusias mengikuti rangkaian kegiatan.
Acara diawali dengan pembukaan, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan program kerja oleh tim KKN. Dalam kesempatan tersebut, mahasiswa menjelaskan latar belakang, tujuan, dan manfaat program yang dirancang berdasarkan hasil observasi lapangan. Setelah itu, tim bersama pemerintah desa melakukan peninjauan lokasi untuk memastikan titik pemasangan fasilitas yang dinilai paling membutuhkan.
Sebagai bentuk implementasi program, mahasiswa memasang dua unit lampu tenaga surya pada area yang masih minim penerangan serta memasang convex mirror di salah satu tikungan yang memiliki jarak pandang terbatas dan berpotensi menimbulkan kecelakaan. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan keamanan pengguna jalan, khususnya pada malam hari.
Tidak hanya melakukan pemasangan, mahasiswa juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai fungsi, manfaat, serta pentingnya menjaga dan merawat fasilitas umum agar dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang. Kegiatan kemudian ditutup dengan dokumentasi bersama dan penyerahan simbolis lampu surya serta convex mirror kepada Pemerintah Desa Kamanre.
Program ini memiliki sejumlah tujuan utama, yakni meningkatkan keselamatan masyarakat dan pengguna jalan, mengurangi risiko kecelakaan di titik rawan, menciptakan lingkungan desa yang lebih aman dan nyaman, mendorong pemanfaatan energi terbarukan melalui penggunaan lampu tenaga surya, serta menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk menjaga fasilitas umum yang telah tersedia.
Ketua Kelompok KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin, Hadi Ferdiansyah Sulkarnain, mengatakan bahwa program tersebut lahir dari hasil pengamatan langsung terhadap kondisi desa.
“Kami melihat masih ada ruas jalan yang gelap saat malam hari dan tikungan yang cukup berbahaya bagi pengendara. Karena itu, kami berinisiatif menghadirkan lampu tenaga surya dan convex mirror sebagai solusi sederhana yang kami harap dapat memberikan manfaat besar bagi keselamatan masyarakat,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan oleh Kepala Desa Kamanre, H. Usman, yang menilai program tersebut menjawab kebutuhan masyarakat.
“Ide dan semangat mahasiswa sangat membantu desa. Masih ada beberapa titik yang belum terjangkau penerangan listrik, sehingga lampu tenaga surya menjadi alternatif yang sangat bermanfaat bagi masyarakat,” ungkapnya.
Selain program peningkatan keselamatan jalan, mahasiswa KKN Gelombang 116 Universitas Hasanuddin juga melaksanakan sejumlah kegiatan pendukung, di antaranya mengajar bahasa Inggris, melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat, serta mengembangkan inovasi pemanfaatan sampah plastik menjadi paving block. Berbagai program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat berkelanjutan dan menjadi inspirasi bagi masyarakat Desa Kamanre meski masa pengabdian mahasiswa telah berakhir.
(Redaksi)






