Metroluwuraya.com | Dalam semangat Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah, PLN UP3 Palopo bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN UP3 Palopo kembali menunjukkan kepedulian sosialnya melalui program Tebar Daging Berkah. Program ini ditujukan untuk membantu masyarakat kurang mampu yang tersebar di wilayah Luwu Raya dan Tana Toraja.
Pada perayaan Idul Adha tahun ini, PLN UP3 Palopo melaksanakan penyembelihan sebanyak enam ekor sapi kurban. Dari proses tersebut diperoleh sekitar 457 kilogram daging, yang kemudian dibagikan kepada masyarakat pra-sejahtera, kaum dhuafa, serta sejumlah penerima manfaat lainnya di area kerja PLN UP3 Palopo.
Manajer PLN UP3 Palopo, Yekti Kurniawan, mengatakan bahwa ibadah kurban bukan hanya bentuk rasa syukur kepada Allah SWT, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkuat kepedulian dan solidaritas sosial.
“Idul Adha mengandung nilai keikhlasan, pengorbanan, dan semangat berbagi. Melalui kegiatan Tebar Daging Berkah, PLN ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, tidak hanya melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga dengan berbagi kebahagiaan kepada mereka yang membutuhkan,” tutur Yekti.
Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan yang terus diupayakan agar memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional PLN.
Di sisi lain, Ketua YBM PLN UP3 Palopo, Bramanto Suryanto, menjelaskan bahwa pelaksanaan kurban tahun ini terlaksana berkat kontribusi dan amanah para pegawai PLN yang disalurkan melalui YBM PLN.
“Syukur alhamdulillah, tahun ini kami kembali dapat menyalurkan daging kurban kepada masyarakat yang membutuhkan di Luwu Raya dan Toraja. Semoga bantuan ini membawa kebahagiaan, keberkahan, serta semakin mempererat hubungan baik antara PLN dan masyarakat,” ujar Bramanto.
Melalui program ini, PLN UP3 Palopo bersama YBM PLN berharap nilai-nilai kebersamaan, kepedulian, dan semangat berbagi yang menjadi esensi Idul Adha dapat terus tumbuh di tengah masyarakat, sekaligus memberikan manfaat bagi mereka yang membutuhkan perhatian dan bantuan.
(*)






