Oleh : Hasmawati Siabu, Dr. Abd. Rahman, M.Si, Dr. Mujahidin, Lc., M.E.I.
Program Studi Ekonomi Syaiah Pascasarjana IAIN Palopo 2024
PALOPO, METROLUWURAYA.COM — Pendapatan nasional dalam ekonomi islam tentunya ingin membangun dan memperbaiki kualitas dalam kehidupan.
Pendapatan nasional dipahami sebagai pendapatan campuran, upah, keuntungan, bunga, sewa, dan sumber pendapatan lainnya.
Dalam ekonomi islam pendapatan nasional juga disbut zakat, infaq, dan sedekah. Pendapatan nasional menjadi tolak ukur kegiatan dari suatu perekonomian negara. Semua kegiatan tentunya akan mendapat pendapatan.
Dilihat dari jenisnya pendapatan nasional berupa barang dan jasa yang dapat diproduksi dalam wilayah, mampu menghasilkan barang dan jasa, adanya pendapatan yang diterima penduduk, pendapatan khusus bagi masyarakat, pendapatan yang diterima masyarakat dan digunakn dalam konsumsi dan investasi.
Adapun tujuan dan manfaat pendapatan nasional adanya tingkat kemakmuran negara, kinerja terhadap perekonomian, mengukur pertumbuhan ekonomi, merencanakan dan melaksanakan program, terdapatnya struktur ekonomi negara, mengetahui kondisi ekonomi lokal dan wilayah, memahami situasi ekonomi negara yang berbeda, pemerintah mampu merumuskn keijakan ekonomi.
Pendahuluan
Tantangan utama dari suatu pembangunan adalah memperbaiki kualitas kehidupan.
Islam adalah agama yang paling banyak mendorong umatnya untuk berbisnis dan menjadi seorang khalifah demi menjaga kemaslahatan hidup termasuk hubungan sosial, dan praktik ibadah.
Firman Allah dalam Al-Qur’an surah Al-Baqarah 2;30
وَاِذْ قَالَ رَبُّكَ لِلْمَلٰۤىِٕكَةِ اِنِّيْ جَاعِلٌ فِى الْاَرْضِ خَلِيْفَةً ۗ قَالُوْٓا اَتَجْعَلُ فِيْهَا مَنْ يُّفْسِدُ فِيْهَا وَيَسْفِكُ الدِّمَاۤءَۚ وَنَحْنُ نُسَبِّحُ بِحَمْدِكَ وَنُقَدِّسُ لَكَ ۗ قَالَ اِنِّيْٓ اَعْلَمُ مَا لَا تَعْلَمُوْنَ ٣٠
Terjemahnya:
Dan (ingatlah) ketika Tuhanmu berfirman kepada para malaikat, “Aku hendak menjadikan khalifah di bumi.” Mereka berkata, “Apakah Engkau hendak menjadikan orang yang merusak dan menumpahkan darah di sana, sedangkan kami bertasbih memuji-Mu dan menyucikan nama-Mu?” Dia berfirman, “Sungguh, Aku mengetahui apa yang tidak kamu ketahui.”
Ayat ini memberi penjelasan bahwa untuk menjadi seorang pemimpin manusia diciptakan untuk mengelola dan memanfaatkan bumi dengan sebaik-baiknya bekerja dan berusaha merupakan salah satu kewajiban yang harus dilakukan mengingat dalam memenuhi kebutuhan hidup bagi manusia bekerja tentunya ingin mendapatkan rasa aman, adanya kepuasan, mampu mengembangkan skil dan kemampuan, serta semata-mata untuk beribadah kepada Allah.
Pendapatan penduduk dari suatu Negara selama satu tahun dikenal dengan pendapatan nasional. Mulai dari pendapatan campuran, upah, keuntungan, bunga, sewa, dan sumber pendapatan lainnya. Pendapatan nasional berupa sejumlah uang yang dihasilkan dari suatu negara, output berupa barang dan jasa, serta upah gaji.
Adanya pendapatan mampu menjadi siklus perputaran baik dalam menghasilkan suatu barang yang diproduksi maupun jasa yang ditawarkan dalam bekerja semua aktivitas yang dilakukan tentunya akan diberikan tunjangan pendapatan berupa gaji yang diterima sesuai hasil kerja yang dilakukan.
Pembahasan
Pengertian Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional national income mengandung sejumlah arti yaitu pendapatan, upah kerja, beban pajak, penjualan, penghasilan, dari suatu perekonomian negara.
Pendapatan nasional dapat digunakan untuk mengetahui ramalan perekonomian negara di masa yang akan datang.
Untuk mengukur ketercapaian pendapatan nasional berdasarkan aturan dalam ekonomi islam dapat dilihat dari; Mengukur penyebaran pendapatan individu rumah tangga dilihat dari upah, sewa, bunga, dan laba perusahaan Adanya produksi sektor lahan seperti industri, pertanian, pertambangan, jasa, dan perdagangan
Pengeluaran biaya berupa rumah tangga, pemerintah, investasi, dan nilai ekspor dan impor.
Pendapatan nasional menjadi tolak ukur yang digunakan untuk memperhitungkan perekonomian suatu negara dengan memperoleh gambaran tentang perekonomian baik yang telah dicapai maupun pengeluaran terhadap nilai produksi dapat menjadi alat untuk melakukan kegiatan bisnis serta mampu melancarkan kegiatan ekonomi dimasa yang akan datang.
Jenis Pendapatan Nasional
Pendapatan nasional merupakan jumlah nilai akhir produksi barang dan jasa yang dihasilkan suatu negara. Adapun jenisnya; PDB/GDP (produk domestik bruto/gross domestik bruto) jumlah nilai barang dan jasa yang diproduksi dalam wilayah suatu negara selama satu tahun PNN/NNP (produk nasional netto/net national product) total nilai barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara dalam periode tertentu NNI/Pendapatan Nasional (net national income) total pendapatan yang diterima oleh penduduk suatu negara
PI/Pendapatan Personal (personal income) total pendapatan yang benar-benar diterima oleh masyarakat
DI/Pendapatan Personal Disposible (disposible income) total pendapatan yang diterima oleh masyarakat dan sudah siap untuk digunakan dalam konsumsi dan investasi.
Jenis pendapatan nasional dimanfaatkan untuk menilai prestasi perekonomian ditunjang dengan adanya produk yang mampu dihasilkan dari suatu negara jika perekonomian dapat berkembang dengan baik maka pendapatan perkapita dalam waktu panjang akan cenderung naik dan akan berpengaruh pada pencapaian pendapatan suatu negara
Tujuan dan Manfaat Pendapatan Nasional
Tujuan mendalami pendapatan nasional yaitu untuk menilai tingkat kemajuan dan pertumbuhan suatu negara demi memperoleh pemikiran yang maksimal terhadap nilai barang dan jasa yang dihasilkan masyarakat dalam kurun waktu satu tahun demi memperoleh konsep program pembangunan jangka panjang.
Adapun tujuan pendapatan nasional;
Mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara Mengevaluasi kinerja perekonomian Sebagai ukuran dan perbandingan pertumbuhan ekonomi dari waktu ke waktu Membantu merencanakan dan melaksanakan program kemajuan jangka panjang.
Menfaat pendapatan nasional dapat diketahui melalui susunan perekonomian suatu negara dengan membandingkan kondisi perekonomian baik antar daerah, provinsi, maupun perekonomian negara dan negara lain.
Manfaat dari pendapatan nasional;
Dapat memahami struktur perekonomian negara Mengetahui kondisi ekonomi lokal dan wilayah
Adanya situasi ekonomi negara yang berbeda Membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi.
Metode
Metode kepustakaan atau library research merupakan serangkaian kegiatan yang dilakukan dengan mengumpulkan data pustaka.
Menurut Abdul Rahman Sholeh jenis metode kepustakaan library research ialah penelitian yang menggunakan cara untuk mendapatkan data informasi dengan menempatkan fasilitas yang ada di perpustakaan seperti buku, majalah, dokumen, jurnal, catatan berupa tulisan dari seseorang, kisah-kisah sejarah, dan penelitian kepustakaan murni berkaitan dengan objek penelitian.
Alasan pemilihan metode kepustakaan ini didasari atas kebutuhan mengumpulkan beberapa referensi yang mendukung serta untuk mengetahui isi materi penting tentang pendapatan nasional dalam ekonomi islam sekaligus untuk melengkapi kajian yang relevan dengan data yang dikumpulkan terutama dengan melihat pendapatan atau upah kerja dan gaji yang diterima masyarakat ketika dihadapkan pada suatu aktifitas kegiatan utamanya dalam bekerja.
Hasil
Pendapatan Nasional
Memenuhi kebutuhan hidup setiap manusia akan terus bekerja dan beusaha demi medapatkan penghasilan atau pedapatan.
Sama halnya dengan negara segala sesuatu yang dihasilkan akan dihitung sebagai pendapatan negara. Mengingat pendapatan nasional mengandung sejumlah upah kerja, keuntungan, bunga, sewa, pajak, penjualan, penghasilan, maupun sumber pendapatan lain.
Pendapatan nasional menjadi ukuran nilai total suatu barang dan jasa, tinggi rendahnya tingkat kehidupan, kemakmuran suatu bangsa dan negara serta mampu membandingkan kegiatan perekonomian masyarakat pada periode tertentu dengan melihat seluruh aktifitas kegiatan dalam perekonomian.
Pendapatan Nasional dalam Ekonomi Islam
Ekonomi islam melihat pendapatan nasional dalam islam ditujukan pada kegiatan zakat, infaq dan sedekah.
Zakat adalah sejumlah harta tertentu yang diwajibkan Allah untuk diberikan kepada orang-orang yang berhak menerimanya.
Infaq ialah mengeluarkan sebagian harta atau pendapatan berupa penghasilan untuk suatu kepentingan yang diperintahkan Allah bagi ajaran Islam.
Sedekah merupakan bagian penting dengan memberikan harta di jalan Allah baik harta yang diberikan kepada keluarga miskin maupun kepada yang lainnya seperti memberikan sesuatu kepada fakir miskin atau yang berhak menerimanya sesuai dengan kemampuan pemberinya.
Pendapatan nasional dalam ekonomi islam cakupannya sangat luas tidak hanya menyangkut tentang kegiatan perekonomian dari suatu negara, kebijakan tentang kegiatan perekonomian, mendapatkan upah atas hasil kerja yang dilakukan, adanya keuntungan penjualan baik barang maupun jasa, mampu menghasilkan, serta punya pendapatan lain semua itu dalam konsep ekonomi islam akan diatur dalam pusat kegiatan pengelolaan baik berupa zakat, infaq, dan sedekah.
Dalam Al-Quran surah Al-Baqarah 2;261
مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ ٢٦١
Terjemahnya:
Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui.
Bagi setiap manusia mengeluarkan sebagian harta dijalan Allah tentunya untuk mensucikan diri dari harta yang didapatkannya semua itu dilakukan atas dasar perintah Allah untuk mengeluarkan sebagian harta yang dimiliki.
Penutup
Kesimpulan
Pendapatan nasional national income mengandung sejumlah arti yaitu pendapatan, upah kerja, beban pajak, penjualan, penghasilan, dari suatu perekonomian Negara.
Jenis pendapatan nasional 1) PDB/GDP (produk domestik bruto/gross domestik bruto), 2) PNN/NNP (produk nasional netto/net national product), 3) NNI/Pendapatan Nasional (net national income), 4) PI/Pendapatan Personal (personal income), 5) DI/Pendapatan Personal Disposible (disposible income).
Tujuan dan Manfaat pendapatan nasional; Tujuannya 1) Mengetahui tingkat kemakmuran suatu negara, 2) Mengevaluasi kinerja perekonomian, 3) Sebagai ukuran dan perbandingan pertumbuhan ekonomi, 4) Membantu merencanakan dan melaksanakan program. Manfaatnya: 1) Memahami struktur perekonomian negara, 2) Mengetahui kondisi ekonomi lokal dan wilayah, 3) Adanya situasi ekonomi negara yang berbeda, 4) Membantu pemerintah dalam merumuskan kebijakan ekonomi.
B. Saran
Pendapatan nasional dalam ekonomi islam tentunya dapat menjadi bahan rujukan dalam memahami semua pendapatan yang diterima penduduk maupun masyarakat di suatu negara.
