Peduli Lingkungan, Pemkab Lutim Luncurkan Program “Peduli Ki Saya Jaga Ki”

Uncategorized495 Dilihat

 

Metroluwuraya.com, Lutim – Pemerintah Kabupaten Luwu Timur tengah menjalankan program “Peduli Ki Saya Jaga Ki”. Program ini terdapat 7 gerakan peduli lingkungan.

7 gerakan tersebut ialah 1. Gerakan sehari konsumsi bahan pangan lokal non beras, 2. Gerakan sehari tanpa kemasan plastik, 3. Gerakan sehari tanpa asap rokok, 4. Gerakan sehari ke kantor tanpa kendaraan bermotor, 5. Gerakan membersihkan lingkungan, 6. Gerakan menanam sayur dan buah di halaman kantor, dan 7. Gerakan menanam satu pohon durian setiap rumah.

Pada 5 Januari 2023 Pemkab Lutim mulai melaksanakan gerakan “Sehari ke Kantor tanpa Kendaraan Bermotor”.

Seluruh pegawai ASN dan Non ASN lingkup Pemkab Lutim tidak diperkenankan menggunakan kendaraan bermotor baik roda dua maupun roda empat ke kantor, namun diganti dengan menggunakan sepeda atau berjalan kaki.

Sekertaris Daerah Luwu Timur Bahri Suli mengucapkan Alhamdulillah sebab dirinya bersama pegawai lain telah turut menyukseskan program baru Pemkab Lutim dengan berjalan kaki ke kantor.

“Gerakan ini benar-benar sangat bermanfaat buat kesehatan kita, apalagi ditengah kesibukan kita sebagai ASN, jadi sangat jarang untuk berolahraga,” terang Sekda Lutim perjalanan menuju kantornya, dengan tas ransel dipunggung. Bahri Suli berjalan dari kediamannya di lorong 4 trans Malili menuju kantor Bupati yang memiliki jarak kurang lebih 1 kilometer.

Sekda Lutim ini pun mengajak seluruh pegawai agar tidak usah malu berjalan kaki ke kantor, menurutnya, ini benar-benar bermanfaat buat kesehatan, ” Jangan nanti sakit baru menyesal kenapa tidak pernah berolahraga,” terangnya.

“Mari kita mulai dengan diri kita sebagai contoh masyarakat, Insha Allah kedepan masyarakat akan mengikuti program peduli lingkungan ini, sehingga daerah kita akan menjadi daerah yang masyarakatnya sehat,” sambung Bahri Suli.

Setelah tiba di kantornya, Sekda H. Bahri Suli bersama staf membersihkan halaman kantor KORPRI Lutim sekaligus juga menanam bibit durian dan bibit lengkeng disekitar halaman kantor KORPRI.

Akibat program tersebut, jalanan menuju kantor Bupati Lutim maupun kantor instansi lainnya menjadi sepi dari kendaraan bermotor, yang nampak hanya aktivitas ASN mulai dari pejabat Eselon 2 hingga staf yang menggunakan sepeda maupun yang berjalan kaki menuju kantor.(HMS)

Komentar