Limbah B3 Gegerkan Pasar Tradisional Bua, Dinkes Turun Tangan

News2007 Dilihat

Metroluwuraya.com – Penemuan limbah medis berserakan di Pasar Tradisional Bua, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, pada Minggu (7/9/2025), membuat warga resah. Mereka mempertanyakan mengapa sampah medis yang seharusnya dikelola khusus justru ditemukan di area publik.

Sebagaimana diketahui, limbah medis termasuk kategori B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) yang wajib disimpan di tempat khusus sebelum dimusnahkan dengan incinerator, bukan dibuang sembarangan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Luwu, dr. Rosnawary, menyatakan pihaknya segera turun tangan bersama tim kesehatan lingkungan (kesling).

“Di Kecamatan Bua ada beberapa klinik dan juga praktek mandiri. Kalau Puskesmas sudah ada tempat pembuangan sampah medis khusus yang diangkut oleh pihak ketiga. Kami akan turun mengecek bersama tim kesling hari ini sekaligus memberikan pembinaan kepada klinik dan nakes, terutama yang melakukan praktek mandiri,” tegas dr. Rosnawary.

Ia menambahkan, pembinaan akan difokuskan pada fasilitas kesehatan di wilayah Bua, baik puskesmas, klinik, maupun praktek mandiri.

Kepala Puskesmas Bua, Bambang, S.Km, juga menegaskan bahwa pengelolaan sampah medis di puskesmas telah sesuai prosedur.

“Sampah B3 dan sampah lainnya dipisahkan. Ada pihak ketiga yang khusus menangani, dengan jadwal pengangkutan tertentu. Jadi tidak mungkin kami membuang sembarangan,” jelasnya.

Hingga kini, asal limbah medis yang ditemukan masih ditelusuri. Kasus ini diharapkan segera mengungkap apakah limbah tersebut berasal dari klinik, praktek mandiri, atau pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

(*)

Komentar