Kurban Penuh Makna: Semangat Gotong Royong Warga PC LDII Kamanre

Luwu, Metroluwuraya.com | Pimpinan Cabang (PC) Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, kembali menunjukkan komitmennya dalam menegakkan syariat Islam melalui penyelenggaraan ibadah kurban pada Hari Raya Idul Adha 1446 H, Jumat (6/6/2025). Sebanyak 10 ekor sapi disembelih dalam suasana yang tertib, khidmat, dan penuh semangat kebersamaan.

Ketua PC LDII Kamanre, Yogi Maulana, mengapresiasi tingginya partisipasi warga. “Alhamdulillah, antusiasme warga sangat tinggi. Mereka datang dengan semangat gotong royong, bahkan membawa perlengkapan sendiri untuk turut membantu menguliti dan memotong hewan kurban,” ujarnya.

Bacaan Lainnya

Menurut Yogi, seluruh sapi kurban dibeli dari dana kolektif yang dikumpulkan secara transparan oleh warga, dengan total nilai lebih dari Rp200 juta. Setiap kelompok kurban terdiri dari tujuh orang peserta. Dana yang terkumpul digunakan tidak hanya untuk pembelian hewan, tetapi juga untuk operasional pelaksanaan kurban agar berjalan dengan lancar dan profesional.

“Semangat kebersamaan seperti inilah yang terus kami bangun di LDII-tidak hanya dalam beribadah, tapi juga dalam memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat,” tambah Yogi.

Ketua Panitia Kurban, Supardi, menambahkan bahwa distribusi daging dilakukan secara adil dan merata. Tak hanya warga LDII, masyarakat sekitar yang kurang mampu juga menjadi prioritas penerima manfaat. Daging dibungkus dalam kemasan higienis dan dibagikan langsung ke rumah-rumah warga, demi menghindari kerumunan dan menjaga ketertiban.

“Kami pastikan semua dilakukan dengan memperhatikan aspek kebersihan dan protokol kesehatan,” ujar Supardi.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program rutin tahunan LDII, sejalan dengan tiga pilar utama organisasi: dakwah, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui ibadah kurban, LDII berharap nilai-nilai keislaman seperti keikhlasan, kepedulian, dan persaudaraan terus tumbuh dan dirasakan luas oleh masyarakat.

“Semoga amal ibadah para mudhohi diterima oleh Allah SWT dan menjadi keberkahan bagi semua pihak yang terlibat, serta menjadi contoh kebaikan bagi masyarakat luas,” tutup Yogi Maulana.
(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *