Bupati Luwu Tinjau Proyek PLTMH PT. Tiara Tirta Energi, Tekankan Penyelesaian Lahan dan Manfaat Investasi bagi Masyarakat

Luwu, Metroluwuraya.com – Bupati Luwu, H. Patahudding, S.Ag, melakukan kunjungan kerja ke lokasi proyek Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) milik PT. Tiara Tirta Energi di Desa Lange, Kecamatan Bassesangtempe. Dalam kunjungan tersebut, Bupati beserta rombongan menggunakan kendaraan roda dua jenis trail, menyusuri medan desa yang masih belum terbangun dan dalam kondisi rusak.

Turut mendampingi dalam rombongan tersebut Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Ahmad Gazali, SE., Wakil Ketua II DPRD, Andi Mammang, serta sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu. Rombongan disambut oleh Kuasa Direksi PT. Tiara Tirta Energi, Paonganan Baso, bersama Camat Bassesangtempe, Kapolsek, Danramil, sejumlah kepala desa, dan tokoh masyarakat setempat.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menekankan bahwa investasi harus membawa manfaat nyata bagi masyarakat tanpa merugikan pihak manapun, khususnya pemilik lahan.

“Amankan dulu lahannya agar masyarakat bisa bekerja dengan tenang. Saya tidak ingin ada warga yang merasa dirugikan. Komunikasikan dengan baik secara kekeluargaan. Kalau ada selisih sedikit dalam pembebasan lahan, tambahkan saja. Ini rezeki dari Tuhan, mari kita bagi bersama,” ujar Bupati.

Ia juga menyoroti pentingnya pemberdayaan tenaga kerja lokal dan perbaikan akses jalan dari desa ke ibu kota kabupaten.

“Utamakan tenaga kerja lokal dari Bassesangtempe, dan mari pikirkan jalur alternatif dari Mararing ke Pangi, agar distribusi hasil bumi desa ini lebih mudah menjangkau Belopa, bukan ke kabupaten lain,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Luwu, Ahmad Gazali, SE., menyatakan dukungan penuh terhadap proyek investasi yang dilaksanakan secara bermartabat dan menghormati masyarakat.

“Kami selalu mendampingi pemerintah dalam mendukung investasi, namun pendekatan terhadap masyarakat harus dilakukan dengan cara-cara yang baik,” tegasnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya aspek keselamatan kerja dan penyelesaian konflik secara kekeluargaan, mengingat eratnya struktur sosial masyarakat di wilayah tersebut.

“Jangan sampai terjadi kecelakaan seperti di tempat lain. Selesaikan semua permasalahan dengan cara yang bermartabat. DPRD hadir bukan untuk membela satu pihak, tetapi sebagai fasilitator antara perusahaan, masyarakat, dan pemerintah,” jelas Ketua DPRD.

Kunjungan kerja ini menjadi momentum penting dalam memastikan bahwa proyek strategis seperti PLTMH tidak hanya berjalan sesuai rencana, tetapi juga berlandaskan prinsip keadilan, kemanusiaan, dan kebermanfaatan bagi masyarakat Kabupaten Luwu.

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *