LUWU, Metroluwuraya.com | Bupati Luwu, H. Patahudding S.Ag, bersama Wakil Bupati Muhammad Dhevy Bijak Pawindu, resmi meluncurkan program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas di Kabupaten Luwu, Senin (28/4/2025). Program ini menandai dimulainya pelayanan kesehatan berbasis KTP elektronik di seluruh fasilitas kesehatan di daerah tersebut, termasuk rumah sakit, Puskesmas, dan layanan kesehatan lainnya.
Launching UHC Prioritas, yang digelar bertepatan dengan 68 hari kerja pemerintahan Pata-Dhevy, dihadiri oleh Ketua DPRD Luwu Ahmad Gazali SE, Kepala Dinas Kesehatan Luwu dr. Rosnawary Basir M.Tr.Adm.Kes, serta seribuan tamu undangan.
Dalam sambutannya, Bupati Patahudding menegaskan bahwa pelayanan kesehatan berbasis KTP elektronik merupakan salah satu janji politiknya pada Pilkada Luwu 2024 lalu.
“Mulai hari ini, masyarakat Luwu dapat menikmati layanan kesehatan hanya dengan membawa KTP elektronik dan Kartu Keluarga. Ini berlaku selama lima tahun masa pemerintahan kami,” ujar Patahudding yang disambut tepuk tangan para hadirin.
Ia juga menekankan bahwa seluruh tenaga kesehatan wajib memberikan pelayanan yang ramah dan mudah kepada masyarakat.
“Kami telah menyiapkan anggaran besar, bahkan dengan mengurangi sebagian anggaran perjalanan dinas ASN, pejabat, dan DPRD, demi mewujudkan UHC Prioritas ini. Jika ada laporan masyarakat yang tidak dilayani sebagaimana mestinya, saya tidak segan mengganti direktur rumah sakit tersebut,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Luwu, dr. Rosnawary Basir, menjelaskan bahwa UHC Prioritas bertujuan meningkatkan derajat kesehatan masyarakat dengan memberikan akses layanan kesehatan yang adil, berkualitas, dan terjangkau.
“Universal Health Coverage berarti cakupan kesehatan semesta, memastikan seluruh warga mendapatkan pelayanan tanpa hambatan finansial,” jelas Rosnawary.
Apresiasi terhadap program ini juga disampaikan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Dahniar Hasyim Dahlan SE, MM, AAAK. Ia menyebutkan bahwa Kabupaten Luwu telah memenuhi syarat UHC dengan capaian kepesertaan di atas 91 persen.
“Mulai 1 Mei 2025, kepesertaan BPJS kesehatan bagi masyarakat Luwu langsung aktif saat pendaftaran. Dengan UHC Prioritas, akses terhadap layanan kesehatan menjadi lebih cepat dan mudah, yang pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujar Dahniar.
Program UHC Prioritas ini diharapkan menjadi lompatan besar dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang inklusif dan bermartabat di Kabupaten Luwu. (Redaksi)






