Capt. Ubas Serap Aspirasi Warga Luwu: UMKM Kopi dan Rajutan Jadi Sorotan

DPR-RI426 Dilihat

Luwu, Metroluwuraya.com – Anggota DPR RI Komisi VI dari Fraksi Gerindra, Capt. Unru Baso, yang akrab disapa Ubas, kembali turun langsung ke tengah masyarakat dalam kegiatan Reses atau penyerapan aspirasi. Acara ini digelar di Aula Rumah Jabatan Bupati Luwu, Kecamatan Belopa Utara, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, pada Selasa (10/6/2025).

Dalam sambutannya, Capt. Ubas menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Luwu atas dukungan dan fasilitasi tempat kegiatan.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Bapak Bupati Luwu dan jajaran pemda yang telah memberikan fasilitas dan dukungan sehingga kegiatan penyerapan aspirasi ini bisa berjalan lancar dan nyaman,” ujar Ubas.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, berbagai usulan disampaikan langsung oleh warga, tokoh masyarakat, hingga pelaku UMKM. Sejumlah isu yang mencuat antara lain permintaan dukungan modal usaha kecil, peningkatan sektor pelayaran, penguatan koperasi desa, dan perbaikan infrastruktur jalan.

Salah satu aspirasi menarik datang dari Nurhaeda, Ketua Koperasi di Kecamatan Latimojong, yang meminta bantuan alat rosting kopi untuk mendukung produksi kopi lokal.

“Kami koperasi di Latimojong sudah punya petani kopi lokal, tapi belum punya alat rosting. Kalau bisa dibantu dari pemerintah, supaya kami bisa olah sendiri dan lebih mandiri,” ungkap Nurhaeda.

Menanggapi hal itu, Capt. Ubas menyatakan akan menindaklanjuti permintaan tersebut ke kementerian terkait.

“Permintaan seperti ini sangat relevan dengan tugas kami di Komisi VI. Kami akan komunikasikan ke Kementerian Koperasi dan UKM agar bisa difasilitasi lewat program pemberdayaan,” jelasnya.

Aspirasi lain datang dari Ahmadi, warga Desa Seppong, yang mengungkapkan potensi usaha kerajinan rajut di desanya. Produk seperti tas dan dompet rajut sudah diproduksi, namun belum memiliki brand yang dikenal luas.

“Di desa kami sudah ada UMKM yang memproduksi tas dan dompet dari rajut. Tapi belum punya brand, jadi tidak dikenal luas. Padahal kualitasnya bagus, harga per dompet bisa sampai Rp 200.000, tergantung besar kecilnya,” ujarnya.

Capt. Ubas pun menyambut dengan antusias dan menawarkan solusi.

“Saran saya, kita buatkan dulu brand-nya. Itu penting agar dikenal dan bisa naik kelas. Kami juga akan bantu dalam pemasarannya. Nanti saya juga pesan satu untuk istri saya,” ucapnya sambil tersenyum, disambut tawa peserta.

Ia juga menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pertumbuhan UMKM di Luwu dan wilayah Luwu Raya secara umum.

“Setiap UMKM di Luwu punya potensi besar untuk tumbuh. Saya akan selalu dukung upaya-upaya yang bisa mengangkat produk lokal agar bisa bersaing,” tegas Ubas.

Menjelang akhir pertemuan, ia membuka ruang komunikasi lanjutan bagi warga yang belum sempat menyampaikan aspirasinya.

“Karena waktu terbatas, bagi yang masih ingin menyampaikan aspirasi bisa kirim langsung melalui pesan WhatsApp ke nomor ini: 0821-9340-1939. Silakan, saya terbuka dan siap mendengar,” tutupnya.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Kabupaten Luwu, Gazali; Anggota DPRD Luwu dari Fraksi Gerindra, Andi Mamang dan Rizal Rahmat; serta berbagai elemen masyarakat.

(Redaksi-Bas)

Komentar