LUWU| METROLUWURAYA.COM — Dukungan PT Masmindo Dwi Area (MDA) terhadap pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) di Kabupaten Luwu mendapat apresiasi dari Kepala Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kabupaten Luwu, Drs. Bustam, M.Si.
Bustam menilai, pembinaan UMKM yang dilakukan MDA, khususnya di sekitar wilayah operasional perusahaan, menjadi langkah penting dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.
Menurutnya, UMKM memiliki posisi strategis karena aktivitas usahanya bersentuhan langsung dengan kebutuhan ekonomi masyarakat sehari-hari.
Ia juga mengapresiasi pelatihan yang digelar MDA beberapa waktu lalu dan diikuti 42 pelaku UMKM dari 21 desa di wilayah operasional perusahaan.
Bustam yang turut hadir dalam kegiatan tersebut mengatakan, pelatihan tidak boleh berhenti pada peningkatan pengetahuan semata. Hal yang lebih penting adalah bagaimana ilmu yang diperoleh dapat diterapkan untuk mengembangkan usaha.
“Yang penting bukan hanya pelatihannya, tetapi bagaimana pengetahuan yang didapat bisa diterapkan dan usaha mereka semakin berkembang,” kata Bustam.
Ia menyebut, sejumlah UMKM binaan MDA saat ini telah mulai menghasilkan produk sendiri. Di antaranya produk bawang dari Ulusalu dan kopi dari Bone Posi.
Bustam menilai, keberadaan produk tersebut menunjukkan bahwa masyarakat di sekitar wilayah operasional MDA memiliki potensi ekonomi yang dapat terus dikembangkan.
“Sudah ada beberapa UMKM binaan MDA yang punya produk, seperti bawang di Ulusalu dan kopi di Bone Posi. Ini harus terus dibina supaya produknya semakin baik dan bisa dikenal lebih luas,” ujarnya.
Selain UMKM, Bustam berharap perhatian MDA ke depan juga dapat diarahkan pada penguatan koperasi di wilayah operasional perusahaan.
Menurutnya, koperasi yang dikelola secara profesional dan produktif dapat menjadi salah satu wadah penguatan ekonomi masyarakat.
“Kami berharap ke depan MDA juga bisa membantu membina koperasi yang benar-benar produktif. Koperasi bisa menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat kalau dikelola dengan baik,” katanya.
Bustam juga berharap program pembinaan UMKM MDA dapat terus berlanjut dan dilakukan secara lebih intensif. Ia menilai, semakin banyak UMKM yang tumbuh dan berkembang, semakin besar pula peluang masyarakat memperoleh penghasilan dari usaha sendiri.
“UMKM ini bersentuhan langsung dengan masyarakat. Kalau UMKM bergerak, ekonomi masyarakat juga ikut bergerak,” ujar Bustam.
Di sisi lain, ia melihat semakin banyak generasi muda di Luwu yang mulai menekuni dunia usaha. Kondisi tersebut, kata dia, menjadi peluang yang perlu terus didorong agar pelaku usaha muda mampu meningkatkan kualitas produk sekaligus memperluas pasar.
“Banyak anak muda sekarang yang mulai bergerak di bidang usaha. Ini harus kita dorong supaya mereka bisa berkembang dan bersaing di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.
(*)






