Tabrakan Maut Truk Tangki vs Bus di Luwu, 1 Tewas dan Sejumlah Luka-Luka

Info Publik95 Dilihat

Metroluwuraya.com| Kecelakaan lalu lintas tragis terjadi di Jalan Poros Palopo–Makassar, tepatnya di Jalan Topoka, Kelurahan Tampumia Radda, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 03.10 WITA.

Insiden yang melibatkan sebuah truk tangki dan bus penumpang ini mengakibatkan satu orang meninggal dunia dan sejumlah lainnya mengalami luka-luka.

Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), kecelakaan bermula saat truk tangki Hino bernomor polisi B 9013 UFW yang dikemudikan Muh. Ikram Wijaya (26) melaju dari arah utara ke selatan. Saat berada di lokasi kejadian, kendaraan tersebut diduga oleng ke jalur kanan.

Pada saat bersamaan, dari arah berlawanan melaju bus Mercedes Benz DP 7246 HA milik PO Remaja Jaya yang dikemudikan Nur Alim (30). Karena jarak yang sudah dekat, tabrakan pun tak dapat dihindari.

Akibat benturan keras tersebut, kondektur truk tangki, Asdar (42), mengalami luka serius berupa luka terbuka di kepala dan patah tertutup pada kaki kanan. Ia sempat mendapat perawatan di RS Hikmah Sejahtera Belopa, namun dinyatakan meninggal dunia.

Sementara itu, pengemudi truk tangki Muh. Ikram Wijaya mengalami luka terbuka di bagian kepala dan penurunan kesadaran, dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit yang sama.

Dari pihak bus, sopir Nur Alim dilaporkan mengalami luka ringan berupa lecet di tangan kanan dan lebam di bagian dada. Kondektur bus, Nur Hamzah Rianto (15), mengalami luka robek di pelipis kanan serta bengkak di kaki kiri. Selain itu, seorang penumpang bernama drh. Adriyani Ismail (57), yang merupakan ASN, mengalami luka robek di bagian kepala sebelah kiri.

Seluruh korban luka saat ini dirawat di RS Hikmah Sejahtera Belopa.

Pihak kepolisian setempat masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk kemungkinan faktor kelalaian pengemudi maupun kondisi kendaraan.

Kecelakaan ini kembali menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam berkendara, terutama pada jam-jam rawan di dini hari di jalur utama yang minim penerangan dan rawan kecelakaan.

 

(Redaksi)

Komentar