Metroluwuraya.com, Luwu | Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Luwu menggelar Rapat Kerja (Raker) Tahun Anggaran 2026 di Cafe The Zoel, Belopa, Kamis (18/12/2025). Agenda ini menjadi tonggak penting dalam merumuskan arah kebijakan dan program strategis FKUB ke depan.
Ketua FKUB Luwu, Drs. Armin, M.Sos.I, menegaskan bahwa raker bukan sekadar rutinitas organisasi, melainkan ruang evaluasi sekaligus konsolidasi peran FKUB sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam menjaga harmoni sosial.
“Raker ini kami harapkan menjadi penguat peran FKUB agar lebih hadir dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat dalam menjaga kerukunan umat beragama di Kabupaten Luwu,” ungkap Armin melalui pesan WhatsApp.
Empat Fokus Strategis FKUB Luwu
Dalam raker tersebut, FKUB Luwu menetapkan empat fokus utama sebagai pijakan program ke depan, yakni:
Penguatan Kolaborasi, dengan membangun koordinasi lintas sektor yang lebih solid.
Peningkatan Literasi Kerukunan, melalui edukasi publik tentang toleransi dan moderasi beragama.
Optimalisasi Peran FKUB, agar keberadaan organisasi semakin dirasakan di tengah masyarakat.
Penguatan Dukungan Pemerintah, guna memastikan keberlanjutan program FKUB.
Program Kerja 2026: Menyentuh Akar Rumput
Sekretaris Raker FKUB Luwu menyampaikan, berbagai aspirasi telah dihimpun dan dirumuskan menjadi program kerja inovatif yang akan dijalankan pada 2026. Program tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi dirancang menyasar langsung masyarakat.
Sejumlah agenda unggulan yang direncanakan antara lain:
Inovasi Lapangan, melalui kegiatan Kemah Kerukunan dan program “Ngopi Rukun” yang akan melibatkan IPARI.
Fokus Generasi Muda, dengan menggelar Cerdas Cermat Kerukunan bagi kalangan milenial, khususnya di wilayah Walmas.
Digitalisasi FKUB, lewat pembuatan serta pelatihan pengelolaan media sosial resmi sebagai sarana kampanye kerukunan.
Peningkatan Kapasitas SDM, mencakup pelatihan mediator kerukunan serta penguatan identitas kelembagaan melalui seragam dan branding kendaraan operasional.
Perluasan Jangkauan Program, dengan membawa dialog moderasi beragama hingga ke tingkat kecamatan.
Melalui raker ini, FKUB Luwu berharap lahir program-program konkret yang mampu memperkuat harmoni kehidupan beragama dan menjaga kondusivitas sosial di Bumi Sawerigading.
(Redaksi)






