Perahu Nelayan Ikut Evakuasi Warga Yang Terdampak Banjir Bandang Di Kecamatan Suli

Metroluwuraya.com | Luwu – Banjir yang melanda sebagian wilayah Kabupaten Luwu Jumat, 3 Mei 2024 membuat warga dibeberapa desa dievakuasi dan diungsikan ke tempat yang lebih Aman.

Selain gabungan tim SAR terdapat juga relawan-relawan yang mengabdikan dirinya untuk membantu mengevakuasi warga.

Dengan menggunakan perahu Nelayan bermesin sesama warga saling membantu untuk mengevakuasi warga.

Terlihat ada beberapa Perahu Nelayan yang  sibuk mengangkut warga. Selain mengevakuasi warga, Perahu Nelayan itu juga digunakan untuk menyalurkan bantuan makanan dan minuman bagi warga yang masih bertahan di rumahnya.

Selain Perahu Nelayan juga terdapat Perahu Karet milik tim SAR yang digunakan untuk mengevakuasi warga.

Dari data yang dihimpun media ada 3 Perahu Nelayan yang digunakan tersebut merupakan bantuan Pemerintah Desa Seppong Kecamatan Belopa Utara Kabupaten Luwu.

Selain memberikan bantuan 3 unit Perahu Nelayan Pemdes Seppong juga mensiagakan 1 unit Ambulance dan 20 orang relawan untuk membantu evakuasi warga yang terdampak banjir di Desa Malela Kecamatan Suli.

Banjir setinggi leher orang dewasa ini membuat warga takut untuk menyelamatkan diri keluar dari rumah. Selain banjirnya yang cukup tinggi airnya juga cukup deras sehingga harus menggunakan perahu yang bermesin

agar bisa mengevakuasi warga.

Kepala Desa Seppong, Irwan Sultan menyampaikan bahwa ini adalah bentuk kepedulian dan keprihatinan kami sebagai warga dan Pemdes Seppong untuk membantu sesama.

“Ini adalah bentuk kepedulian kami kepada sesama dan perahu yang kami kirim serta Ambulance tersebut sangat membantu tim SAR untuk mencapai wilayah yang tersulit di Malela yang dilanda Banjir” ucap Irwan.

Selain mengirimkan 3 unit perahu dan 1 unit Ambulance, warga dan Pemdes Seppong juga mengirimkan 50 dos air mineral, 500 masi kotak dari donasi warga Seppong

“Saat ini kondisi warga butuh makanan siap santap, semoga meringankan beban penderitaan yang dialami oleh warga yang mengalami bencana banjir. Ucap Irwan. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *