Metroluwuraya.com | Belopa, 17 Mei 2024 – Melaksanakan kerja bakti pasca banjir merupakan salah satu bentuk upaya kolaboratif dalam membersihkan dan merenovasi daerah yang terdampak bencana. Di Desa Kurrusumanga, Desa Balubu, Kecamatan Belopa, kerja bakti ini digagas oleh PC Belopa Awal LDII dan diikuti oleh berbagai pihak, termasuk relawan dan masyarakat setempat.
“Kerja bakti kita mulai dari jam 8.00 sampai jam 10.30 dan bertujuan untuk meringankan beban serta membantu warga yang terdampak bencana,” ujar Hj. Rahmatia, Kepala Kecamatan Belopa. “Selain itu, kita juga ingin memotivasi warga agar dapat bangkit kembali pasca bencana banjir dan tanah longsor.”
Target utama kerja bakti kali ini adalah membersihkan lumpur dan pohon kayu yang menutupi jalan umum di Desa Balubu. Upaya ini diharapkan dapat memperlancar akses bagi warga dan mempermudah proses pemulihan pasca banjir.

Hj. Rahmatia menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus kepada TNI POLRI, LDII, WAHDA, SENKOM MITRA POLRI, Staf Kantor Kec. Belopa dan seluruh relawan yang telah berpartisipasi dalam kegiatan kerja bakti ini. “Kontribusi mereka tidak hanya berdampak secara fisik, tetapi juga memberikan semangat dan harapan baru bagi masyarakat yang tengah menghadapi kesulitan,” ungkapnya.
Awaluddin, Ketua LDII PC Belopa, turut memberikan bantuan dengan menurunkan relawan LDII Kecamatan Belopa untuk membantu dan mensukseskan kegitan Camat Belopa dalam upaya membantu masyarakat dalam mengatasi dampak bencana banjir bandang yang melanda wilayah tersebut.
Aksi TNI, POLRI, LDII dan relawan dari organisasi lain yang turut terlibat dalam kerja bakti pasca bencana ini mendapat apresiasi tinggi dari Ibu Camat Hj. Rahmatia . “Kami tidak hanya merasa terbantu, tetapi juga sangat berterima kasih atas kontribusi LDII dan relawan dari organisasi lain,” ujar perwakilan pemerintah setempat.
Kerja bakti pasca banjir di Desa Balubu ini merupakan contoh nyata dari semangat gotong royong dan kolaborasi dalam menghadapi bencana. Upaya ini diharapkan dapat membantu masyarakat yang terdampak untuk kembali hidup normal dan memulihkan wilayah yang terkena dampak bencana.






