Musda PPDI Luwu 2026, Bupati Beberkan Program Unggulan untuk Desa Maju

Info Publik44 Dilihat

Metroluwuraya.com| Bupati Luwu, Patahudding, secara resmi membuka Musyawarah Daerah (Musda) Persatuan Perangkat Desa Indonesia (PPDI) Kabupaten Luwu yang berlangsung di Aula Rumah Jabatan Bupati, Sabtu (25/4/2026).

Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa perangkat desa memegang peran strategis sebagai garda terdepan pemerintahan yang berinteraksi langsung dengan masyarakat. Ia juga menyoroti pentingnya pengelolaan administrasi desa yang tertib dan profesional, termasuk peran vital sekretaris desa dalam memastikan roda pemerintahan berjalan optimal.

Pada kesempatan tersebut, Bupati memaparkan sejumlah program prioritas daerah. Salah satunya adalah program bioproduksi (biopro) dari kementerian yang menargetkan 100 desa. Namun, hingga kini baru sekitar 20 desa yang berpartisipasi. Program ini memiliki alokasi anggaran sekitar Rp700 juta per desa dan akan dikelola melalui koperasi desa Merah Putih.

“Kita ingin desa-desa bergerak aktif dan mampu menggerakkan ekonomi lokal. Untuk itu, dibutuhkan dukungan penuh dari seluruh perangkat desa,” ujarnya.

Di sektor kesehatan, Pemerintah Kabupaten Luwu telah mengimplementasikan program Universal Health Coverage (UHC) prioritas, yang memungkinkan masyarakat memperoleh layanan kesehatan cukup dengan menunjukkan KTP dan KK.

Sementara di bidang pendidikan, meskipun terjadi penurunan anggaran dari Rp64 miliar menjadi Rp5 miliar, pemerintah daerah tetap berkomitmen menjalankan program seragam sekolah gratis lengkap dengan tas dan sepatu bagi para siswa.

Untuk pelayanan publik, Bupati menyampaikan bahwa Mall Pelayanan Publik (MPP) kini telah tersedia di wilayah Walmas. Bahkan, warga Kecamatan Walenrang Barat sudah bisa mencetak KTP tanpa harus datang ke Belopa.

Selain itu, pengembangan sektor pertanian juga terus didorong melalui bantuan Kementerian Pertanian berupa 8 juta bibit kakao dan bibit pala untuk lahan seluas 500 hektare, meski masih terdapat kekurangan lahan sekitar 1.000 hektare.

Tak hanya itu, Pemkab Luwu juga menggagas sejumlah program lain, seperti gerakan kebersihan “ASRI” yang akan dilombakan antarwilayah dengan hadiah bantuan keuangan, serta program pemberangkatan umrah bagi 50 imam desa yang dipilih berdasarkan tingkat keaktifan jamaah, khususnya pada salat subuh.

“Baik buruknya tata kelola desa sangat bergantung pada peran bapak dan ibu sekalian. Mari kita bersama-sama memajukan Kabupaten Luwu melalui kerja kolektif,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua PPDI Provinsi Sulawesi Selatan memberikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Luwu dalam pelaksanaan Musda tersebut. Ia juga mengajak seluruh perangkat desa untuk aktif dalam organisasi PPDI sebagai wadah mempererat silaturahmi sekaligus meningkatkan kapasitas.

“Luwu menjadi salah satu barometer bagi PPDI di Sulawesi Selatan,” ujarnya.

Kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, Ketua DPRD Kabupaten Luwu Ahmad Gazali, Ketua PPDI Provinsi Sulawesi Selatan, serta Ketua Apdesi Kabupaten Luwu.

 

(*)

Komentar