Kontroversi: Kepala Sekolah di Luwu Tolak Penawaran Media dengan Alasan Politis

Metro Luwu732 Dilihat

Metroluwuraya.com, Luwu | Salah seorang oknum Kepala Sekolah di Kabupaten Luwu memberikan tanggapan yang kontroversial saat menerima surat penawaran langganan dari salah satu awak media *Informasi Terkini* untuk tahun 2025.

Tanggapan tersebut disampaikan melalui pesan WhatsApp kepada awak media pada Sabtu, 7 Desember 2024. Dalam pesannya, oknum kepala sekolah tersebut mengatakan,  “Jangan dulu, dek, karena tidak tahu ini kondisi politik, tidak akan ke mana ji itu.”

Pernyataan tersebut memunculkan berbagai interpretasi terkait sikap kepala sekolah dalam menyikapi penawaran layanan dari media. Banyak yang menilai bahwa kepala sekolah, sebagai bagian dari institusi pendidikan, seharusnya tidak mencampuradukkan keputusan administratif dengan isu politik yang sedang berkembang.

Pengamat pendidikan di Luwu menyoroti pentingnya kepala sekolah menjaga profesionalisme dalam menjalankan tugas, termasuk dalam hal menjalin hubungan dengan media sebagai bagian dari transparansi informasi.

“Sikap seperti ini dapat menimbulkan kesan kurang baik, seolah-olah keputusan terkait administrasi sekolah terpengaruh oleh situasi politik. Padahal, hal tersebut seharusnya didasarkan pada kebutuhan institusi,” ujar seorang pengamat yang enggan disebutkan namanya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada klarifikasi lebih lanjut dari oknum kepala sekolah tersebut terkait maksud dari pernyataannya. Awak media *Informasi Terkini* juga masih berupaya mendapatkan tanggapan resmi dari pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu mengenai hal ini.

Kasus ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk selalu menjaga profesionalisme, terutama dalam dunia pendidikan, demi menjaga kepercayaan publik dan kualitas layanan terhadap masyarakat. (Redaksi)

Komentar