DPD LDII Kabupaten Luwu Menyelenggarakan Kegiatan Donor Darah Dan Pengajian Umum Di Dua Lokasi Sekaligus

BELOPA – Metroluwuraya.com, Pada hari Minggu, 25/2/2024, Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Dakwah Islam Indonesia DPD LDII Kabupaten Luwu menyelenggarakan kegiatan donor darah dan pengajian umum di dua lokasi sekaligus. Kegiatan pengajian umum diadakan di Masjid Al Muttaqien, Desa Lamunre Tengah, Belopa Utara, dan Masjid Nurussalam, Desa Wiwitan Timur, Lamasi.

Pengajian umum di Masjid Al Muttaqien dihadiri oleh Bapak Kapolres Luwu, AKBP Arisandi, SH., SIK, MSi yang diwakili oleh Kapolsek Belopa, DR. Marino, S.Pd., SPdi., SH., MH. Dalam sambutannya, beliau menyatakan apresiasi terhadap LDII sebagai organisasi yang kompak dan menyejukkan. Tema pengajian “Dengan Kepedulian Kita Jaga dan Kuatkan Identitas Bangsa Menghadapi Tantangan Globalisasi” sangat dianggap luar biasa, terutama dalam konteks kondusifnya suasana pasca-pemilu di wilayah tersebut.

Di tempat yang sama, pengajian di Masjid Nurussalam Wiwitan Timur dihadiri oleh Dandim 1403 Palopo, Letkol Arm. Kabit Bintaro Priyambodo yang diwakili oleh Serka Ahmad Lamo. Mereka menyampaikan pentingnya berbakti kepada negara sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas Polisi dan TNI. Ketua LDII Kabupaten Luwu, Bapak H. Muchlisin, menjelaskan bahwa kepedulian merupakan kunci untuk menjaga dan menguatkan identitas bangsa, danĀ  Wawasan Kebangsaan adalah salah satu klaster pengabdian LDII telah kami tuangkan pada program kerja LDII Kabupaten Luwu tahun 2024. Maka 29 karakter mulia yang dicanamkan LDII juga dituangkan pada kurikulum pembinaan generasi LDII.

Selain pengajian, kegiatan donor darah juga dilaksanakan di Gedung Serbaguna Masjid Al Muttaqien. Menurut Arfandi, koordinator lapangan mobile unit donor darah dari RSUD Bataraguru, sebanyak 35 kantong darah berhasil terkumpul dari 63 orang yang mendaftar. Namun, ia menekankan perlunya kegiatan donor darah ini dilakukan secara berkelanjutan, setidaknya setiap 3 bulan sekali. Sementara itu, Masda Laode Ka TU UDD PMI Palopo memberikan penjelasan mengenai syarat-syarat bagi calon pendonor, termasuk larangan bagi wanita hamil, menyusui, sedang haid, dan yang sedang mengonsumsi obat tertentu. Adapun warga LDII yang melaksanakan donor darah di halaman Masjid Nurussalam desa Wiwitan Timur Kecamatan Lamasi sebanyak 33 peserta yang berhasil mendonorkan darahnya.

Kegiatan ini adalah bagian dari upaya LDII Kabupaten Luwu dalam meningkatkan kepedulian dan menjaga identitas kebangsaan dalam menghadapi tantangan globalisasi. Dengan melibatkan berbagai pihak, diharapkan kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan untuk memperkuat kebersamaan dan persatuan dalam masyarakat.(Rais)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *