Bupati Luwu Lantik 93 Pejabat, Pesan Tegas: Birokrasi Harus Melayani, Bukan Dilayani

LUWU| METROLUWURAYA.COM — Bupati Luwu, H. Patahudding, melantik sekaligus mengambil sumpah 93 pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu. Prosesi pelantikan berlangsung di Ruang Pola Andi Kambo, Kompleks Perkantoran Kabupaten Luwu, Jumat (25/9/2026).

Dari total pejabat yang dilantik, sebanyak 40 orang menempati jabatan administrator, sementara 53 lainnya merupakan pejabat pengawas.

Dalam arahannya, Patahudding menyebut rotasi dan penataan jabatan sebagai bagian dari dinamika organisasi pemerintahan. Langkah tersebut dilakukan untuk memperkuat efektivitas kerja sekaligus menyesuaikan kebutuhan organisasi dengan tantangan penyelenggaraan pemerintahan.

Menurutnya, pergantian posisi tidak semata-mata berkaitan dengan penilaian atas kinerja pejabat sebelumnya. Setiap aparatur yang mendapat amanah dinilai telah memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah, namun dinamika organisasi menuntut adanya penyesuaian penempatan.

“Pergeseran jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika pemerintahan. Ini bagian dari upaya meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pemerintahan, sekaligus memberikan pengalaman dan ruang pengembangan bagi para pejabat,” ujar Patahudding.

Ia juga mengingatkan seluruh ASN agar memiliki kesiapan untuk menjalankan tugas di mana pun mereka ditempatkan.

“Setiap ASN harus siap ditempatkan serta diberikan amanah di mana pun dibutuhkan,” tegasnya.

Kepada para pejabat yang baru dilantik, Patahudding meminta agar segera memahami lingkungan kerja dan tugas baru yang diemban. Komunikasi, koordinasi, serta kemampuan membangun kerja sama dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan roda pemerintahan berjalan efektif.

Selain kinerja, Bupati juga menekankan pentingnya integritas dan keteladanan dalam menjalankan jabatan. Para pejabat diminta menjaga hubungan yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan serta mampu menjadi motor perubahan di lingkungan birokrasi.

Patahudding menegaskan, jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kerja nyata dan pelayanan kepada masyarakat.

“Jadikan setiap jabatan sebagai amanah dan kesempatan untuk memberikan pengabdian terbaik bagi masyarakat dan daerah. Jadilah penggerak perubahan yang mampu menghadirkan birokrasi yang melayani, bukan dilayani,” katanya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Luwu Muh. Dhevy Bijak Pawindu, jajaran Forkopimda Kabupaten Luwu, serta para kepala perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kabupaten Luwu.

Di akhir kegiatan, Patahudding menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang menerima amanah baru. Ia berharap seluruh tugas dan tanggung jawab dapat dijalankan secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Luwu.

(Redaksi)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *