Metroluwuraya.com| Aktivitas perjudian sabung ayam di Kabupaten Luwu kembali menuai perhatian publik setelah insiden tragis yang merenggut korban jiwa. Kegiatan yang disebut berlangsung secara terbuka di sejumlah titik itu bahkan ramai disaksikan warga.
Peristiwa terbaru terjadi di wilayah Batusitanduk. Seorang pria berinisial CD dilaporkan meninggal dunia saat berada di lokasi sabung ayam. Korban tiba-tiba ambruk dan mengalami kejang di sekitar arena. Ia sempat dievakuasi menggunakan ambulans, namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Tak hanya itu, insiden lain juga menimpa seorang pria berinisial DS yang mengalami luka serius di bagian kaki, diduga akibat terkena taji ayam saat pertandingan berlangsung. Korban pun langsung mendapat penanganan medis.
Dari informasi yang beredar, praktik sabung ayam tidak hanya terjadi di lokasi tersebut. Kegiatan serupa juga disebut berlangsung di Desa Padang Lambe, Kecamatan Suli, dengan arena yang digelar secara terbuka dan menarik perhatian banyak penonton.
Kondisi ini memunculkan keresahan di tengah masyarakat. Selain jelas melanggar hukum, aktivitas tersebut dinilai rawan memicu konflik hingga menimbulkan korban jiwa, seperti yang baru saja terjadi. Warga pun mendesak aparat kepolisian agar segera mengambil tindakan tegas untuk menghentikan praktik perjudian tersebut.
“Sudah sangat terbuka dan ditonton banyak orang. Jangan menunggu korban berikutnya baru ada tindakan,” ungkap seorang warga.
Warga lainnya juga mempertanyakan efektivitas penindakan yang selama ini dilakukan. Mereka menilai, setiap kali ada penggerebekan, lokasi sabung ayam selalu dalam keadaan kosong.
“Kalau memang serius memberantas, jangan hanya sekali turun. Jangan juga menunggu laporan masyarakat,” kata warga lainnya.
Sementara itu, Kapolsek Walenrang, AKP Abdul Asiz menjelaskan bahwa lokasi sabung ayam berada di lereng gunung dan hanya bisa dijangkau melalui jalan tani yang menanjak di Desa Batusitanduk.
Berdasarkan keterangan saksi, korban yang meninggal dunia berjalan kaki dari jalan utama menuju lokasi. Setibanya di arena, korban diduga kelelahan dan mengalami sesak napas sebelum akhirnya kejang dan meninggal dunia.
Di sisi lain, Kapolsek Suli, AKP Idris mengungkapkan bahwa pihaknya telah membongkar arena sabung ayam di Desa Padang Lambe serta memberikan imbauan kepada masyarakat agar tidak lagi terlibat dalam aktivitas tersebut.
Ia menegaskan, jajarannya akan terus melakukan upaya pencegahan dan penertiban terhadap berbagai penyakit masyarakat, terutama di momen Lebaran. Menurutnya, Idulfitri seharusnya dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi dan menjauhi perbuatan yang melanggar hukum maupun norma agama.
“Momentum Lebaran ini seharusnya digunakan untuk hal-hal positif, bukan untuk berjudi. Kami akan terus melakukan penindakan terhadap segala bentuk kejahatan,” tegasnya.
(*)


Komentar