Metroluwuraya.com, Luwu | Kegiatan pembersihan solokan yang dipenuhi sampah di Kelurahan Padang Sappa, Kecamatan Ponrang, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan, dilaksanakan secara gotong royong oleh warga pada Sabtu (7/2/2026).
Aksi bersih-bersih difokuskan di sepanjang Jalan Tumale, yang selama ini sering mengalami penyumbatan akibat tumpukan sampah. Kegiatan tersebut dimulai sekitar pukul 09.30 WITA dengan melibatkan masyarakat, pemerintah kelurahan, serta dukungan dari pihak swasta.
Pembersihan berjalan lebih optimal setelah sebuah excavator milik warga setempat, Risma, diturunkan untuk membantu mengangkat sampah dan material yang menutup aliran air. Penggunaan alat berat ini memudahkan pengerukan sampah yang sulit diangkat secara manual dan telah lama menyebabkan saluran air tidak berfungsi maksimal.
Di sisi lain, PT BMS turut memberikan dukungan dengan mengerahkan empat unit armada pengangkut. Armada tersebut digunakan untuk mengangkut sampah hasil pengerukan ke lokasi pembuangan yang telah disiapkan, sehingga area permukiman warga tetap bersih dan tidak terjadi penumpukan baru.
Lurah Padang Sappa, Asmawati Bahar, yang turut hadir memantau jalannya kegiatan, menyampaikan apresiasi atas kontribusi PT BMS serta kepedulian pemilik excavator yang bersedia membantu masyarakat.
Menurut Asmawati, kegiatan pembersihan dapat terlaksana secara maksimal berkat dukungan alat berat dan armada pengangkut. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada PT BMS atas partisipasinya serta kepada Risma yang meminjamkan excavator untuk kepentingan warga.
Ia menilai kolaborasi antara masyarakat dan pihak swasta menjadi faktor penting dalam mempercepat penanganan saluran air yang selama ini rawan menimbulkan genangan ketika musim hujan.
Setelah pembersihan di Jalan Tumale selesai, kegiatan dilanjutkan ke kawasan Pasar Padang Sappa. Di lokasi tersebut, armada PT BMS kembali dimanfaatkan untuk mengangkut sampah yang menumpuk di area pasar.
Asmawati berharap kerja sama antara pemerintah kelurahan, masyarakat, dan pihak swasta dapat terus berlanjut, khususnya dalam menjaga kebersihan lingkungan serta mencegah potensi banjir akibat tersumbatnya saluran air.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi bukti nyata pentingnya kebersamaan dan kepedulian berbagai pihak dalam menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.
(*)


Komentar