STIKES Datu Kamanre Perkuat Layanan Digital dan Fasilitas Asrama Gratis bagi Mahasiswa

Metroluwuraya.com, Luwu | Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Datu Kamanre kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak tenaga kesehatan berkualitas melalui penyelenggaraan Rapat Senat Terbuka Wisuda Program Studi S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten Luwu, Senin (12/1/2026).

Momentum wisuda ini menjadi penanda penting bagi para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan akademiknya dan kini siap berkiprah di dunia profesional, khususnya di sektor kesehatan.

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Yayasan Mitra Bahari Katangka Dr. Hj. Hayarna Basmin, SH., M.Si, perwakilan Bupati Luwu yang diwakili Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Luwu, Suparman, S.Kom, serta perwakilan LLDIKTI Wilayah IX Sultan Batara, Syahruddin, ST., MM. Prosesi pembukaan semakin khidmat dengan penampilan Tarian Pattenung Sabbe sebagai wujud pelestarian budaya lokal.

Hadir pula jajaran Forkopimda dan mitra strategis, mulai dari perwakilan Polres Luwu, Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu, Bank Sulselbar, Ikatan Bidan Indonesia (IBI), BPBD Luwu, hingga Celebes Islamic School (CIS) dan unsur kecamatan setempat.

Ketua STIKES Datu Kamanre, Dr. (Can). Andi Zullylat Tazlilah Basmin, SH., MH., C.QAP., CLA, dalam laporannya menyampaikan bahwa institusi yang dipimpinnya terus menunjukkan pertumbuhan signifikan sejak berdiri satu dekade lalu.

“STIKES Datu Kamanre resmi berdiri berdasarkan SK Nomor 52/KPT/I/2015 dan diresmikan pada 25 Maret 2016. Awalnya hanya mengelola dua program studi, kini telah berkembang menjadi empat program studi, yakni S1 Keperawatan, D3 Kebidanan, S1 Administrasi Kesehatan, serta S1 Keselamatan dan Kesehatan Kerja. Seluruhnya telah terakreditasi,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kualitas sumber daya manusia menjadi perhatian utama kampus. Seluruh dosen telah memenuhi standar akademik, bahkan sebagian telah melampaui ketentuan nasional.

“Mayoritas dosen kami telah menyandang jabatan fungsional Asisten Ahli dan Lektor. Tahun ini, tiga dosen diproyeksikan naik ke jenjang Lektor Kepala. Selain itu, kami juga telah memiliki tujuh Auditor Mutu Internal bersertifikat,” jelasnya.

Capaian lulusan pun dinilai sangat membanggakan. Berdasarkan hasil tracer study, 93 persen alumni STIKES Datu Kamanre telah terserap di dunia kerja, baik di instansi pemerintah maupun swasta.

Dalam upaya meningkatkan kualitas layanan akademik, STIKES Datu Kamanre telah menerapkan sistem digital terintegrasi sejak Tahun Akademik 2024/2025 melalui kerja sama dengan platform SEVIMA.

“Mahasiswa kini dapat mengakses pengisian KRS, pembayaran UKT, hingga pengumpulan tugas secara daring. Kami juga terus melakukan pembenahan ruang belajar untuk menciptakan lingkungan akademik yang lebih nyaman dan modern,” terangnya.

Tak hanya itu, kampus juga memberikan perhatian serius terhadap mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

“Kami menyediakan asrama gratis bagi mahasiswa putra dan putri di dalam area kampus. Ini merupakan bentuk komitmen kami agar keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang untuk mengenyam pendidikan tinggi,” ungkap Andi Zullylat.

Lebih jauh, ia mengungkapkan bahwa STIKES Datu Kamanre saat ini tengah memasuki tahap akhir transformasi menjadi universitas.

“Sejak memperoleh izin dua program studi baru pada 16 Mei 2023, kini kami juga telah mengantongi rekomendasi perubahan bentuk menjadi universitas. Tinggal menunggu penerbitan SK dari Kemendiksaintek,” katanya.

Suasana wisuda semakin emosional saat enam mahasiswa terbaik—masing-masing tiga dari Program Studi S1 Keperawatan dan D3 Kebidanan—menerima penghargaan prestasi akademik yang diserahkan langsung di hadapan orang tua dan wali mereka.

Perwakilan wisudawan pun menyampaikan pesan penuh haru sebagai bentuk terima kasih kepada dosen, keluarga, dan rekan seperjuangan.

Sementara itu, Asisten II Setda Luwu, Suparman, S.Kom, memberikan apresiasi atas kontribusi STIKES Datu Kamanre terhadap pembangunan daerah.

“Sebagai satu-satunya perguruan tinggi kesehatan di Kabupaten Luwu, STIKES Datu Kamanre telah berperan besar dalam menyiapkan sumber daya manusia di bidang kesehatan,” ujarnya.

Hal senada disampaikan perwakilan LLDIKTI Wilayah IX, Syahruddin, ST., MM, yang berharap para lulusan mampu mengimplementasikan ilmunya secara nyata di tengah masyarakat.

“Kami berharap para alumni dapat menjadi agen perubahan, menjaga integritas, dan terus membawa nama baik almamater di mana pun mereka berkarya,” tutupnya.

 

(*)

Komentar