Empati di Tengah Musibah, Karyawan PT BMS Bantu Warga Terdampak Kebakaran Luwu

PT BMS92 Dilihat

Metroluwuraya.com, Luwu | Kepedulian sosial karyawan PT BMS kembali nyata. Mereka bergerak cepat membantu para korban kebakaran yang meluluhlantakkan empat rumah warga di Desa Tanarigella, Kecamatan Bua, Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan.

Musibah yang terjadi pada Selasa sore, 6 Januari 2026 itu menyebabkan 18 warga dari empat kepala keluarga kehilangan tempat tinggal beserta seluruh harta bendanya. Ironisnya, satu dari rumah yang terbakar diketahui milik keluarga karyawan PT BMS, membuat empati dan solidaritas sesama semakin menguat.

Tak menunggu lama, para karyawan turun langsung ke lokasi kejadian. Mereka membantu membersihkan puing-puing sisa kebakaran sekaligus menyalurkan bantuan kepada para korban sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan.

Staf Legal PT BMS, Andi Agung Kaddiraja, mengatakan bahwa apa yang dilakukan para karyawan merupakan wujud empati dan tanggung jawab sosial terhadap masyarakat sekitar.

“Kami sangat prihatin atas musibah ini. Bantuan yang kami salurkan merupakan bentuk solidaritas karyawan PT BMS. Semoga dapat sedikit meringankan beban saudara-saudara kita yang terdampak,” ujar Andi Agung, Rabu (7/1/2026).

Ia menegaskan, kepedulian terhadap masyarakat merupakan bagian dari komitmen perusahaan dan seluruh karyawannya, khususnya saat warga tengah menghadapi situasi darurat akibat bencana.

Para korban kebakaran pun menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi atas bantuan tersebut. Mereka berharap uluran tangan dari berbagai pihak terus mengalir guna mendukung proses pemulihan pascakejadian.

Sebelumnya, empat unit rumah warga di Desa Tanarigella yang berdekatan dengan Pasar Tradisional Modern Bua dilaporkan hangus dilalap api. Kobaran api dengan cepat membesar akibat bahan bangunan yang mudah terbakar serta hembusan angin kencang, meskipun hujan deras mengguyur kawasan itu saat kejadian.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh isi rumah warga tak dapat diselamatkan. Hingga kini, pihak berwenang masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran itu.

 

(*)

Komentar